Jokowi Singgung 'Avengers: Endgame' di Hadapan Pemerintah Australia, Kenapa?
Instagram/jokowi
Nasional

Saat berpidato di hadapan anggota parlemen Australia dalam kunjungan kerjanya pada Senin (10/2), Presiden Jokowi menyinggung soal film besutan Marvel Studios, 'Avengers: Endgame'.

WowKeren - Presiden Joko Widodo mengadakan kunjungan kerja ke Canberra, Australia, pada Senin (10/2) kemarin. Saat berpidato di hadapan anggota parlemen Australia, Jokowi pun menyinggung soal film besutan Marvel Studios, "Avengers: Endgame".

Film tersebut digunakan Jokowi untuk mengilustrasikan ketidakpastian global saat ini. Menurut Jokowi, ketidakpastian global dapat diibaratkan seperti pertarungan antara para anggota Avengers dengan Thanos.

"Kolaborasi kemitraan Indonesia dan Australia di tengah dunia yang terus dipenuhi ketidakpastian dapat diilustrasikan dalam film Avengers Endgame," tutur Jokowi, dikutip siaran pers resmi Istana Kepresidenan. "Jika kekuatan positif bersatu, The Avengers semua berkumpul, maka musuh bersama dapat dilumpuhkan."

Lebih lanjut, Jokowi menyebutkan bahwa Indonesia dan Australia harus menjadi teman sejati untuk negara-negara di kawasan Pasifik. Kolaborasi kedua negara harus dilakukan sebagai mitra pembangunan, memperkecil tingkat kesenjangan sosial, hingga membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Pasifik.


"Kita juga harus bahu-membahu bagi pelestarian alam dan pembangunan yang berkelanjutan, reboisasi hutan dan daerah hulu sungai," ungkap Jokowi. "Mencegah kebakaran hutan dan lahan, komitmen menurunkan emisi karbon, serta pengembangan energi terbarukan dan green technology lainnya."

Sementara itu, Jokowi diketahui menyampaikan pidatonya di parlemen Australia dengan menggunakan bahasa Indonesia alih-alih bahasa Inggris. Meski Jokowi menggunakan bahasa Indonesia, sidang tetap berjalan dengan lancar. Perdana Menteri Australia Scott Morrison bahkan mengutip pepatah, "Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing".

Jokowi sendiri tiba di ruang sidang sekitar pukul 11.35, molor beberapa menit dari jadwal yang sedianya dimulai pada 11.30 waktu setempat. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut lantas duduk di sebelah kiri Ketua DPR Australia, Tony Smith, yang bertindak sebagai pemimpin rapat.

PM Morrison yang diberi kesempatan terlebih dahulu untuk berbicara pun menyambut Jokowi dengan menggunakan bahasa Indonesia. "Selamat datang," tutur PM Morrison.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait