Dokter seleb, dr Vito Anggarino Damay, mengungkap analisanya soal kematian Ashraf Sinclair yang terkesan tiba-tiba. Bukan serangan jantung, dr Vito menilai kalau penyebabnya justru karena ini.
- Ria Susilo Wardhani
- Rabu, 04 Maret 2020 - 10:06 WIB
WowKeren - Ashraf Sinclair meninggal mendadak karena serangan jantung pada 18 Februari. Selesai pergi bersama BCL dan sampai di rumah, Ashraf sempat ngobrol sejenak.
BCL lantas pergi untuk berbenah dan ke kamar mandi. Ia langsung syok ketika mendapati Ashraf sudah tak sadarkan diri.
"Sempat dicek nadinya, menurut mamahnya Bunga di rumah itu sudah gak ada," kata sepupu BCL, Ivan Permana. "Cuma namanya orang lagi panik, takutnya salah makannya langsung dibawa ke IGD."
Ivan juga menyangkal soal kabar Ashraf ditemukan dengan mulut berbusa. "Saya konfirmasi ke mamahnya Bunga semalem. Enggak, enggak ada, itu gak ada," kata Ivan.
Belakangan, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vito Anggarino Damay, Sp.JP., M.Kes., FIHA., FICA, FAsCC, mengungkap kemungkinan lain terkait penyebab kematian Ashraf. Saat diwawancara Hotman Paris di "Hotman Paris Show", dr Vito, menganalisa kalau bukan serangan jantung yang membuat Ashraf meninggal.
"Kita kan enggak tahu secara pasti penyebab kematian Ashraf, tapi menurut pandangan kamu apa sebagai ahli jantung?" tanya Hotman Paris. "Kalau kita lihat, orang yang mendadak meninggal di usia muda itu penyebab yang paling sering terlibat dengan jantung memang," ujar dr Vito.
"Kan katanya dia tidak bangun-bangun, setahu saya kalau tidak bangun penyumbatannya sudah sempurna. Itu penyebabnya bukan?" tanya Hotman. "Nah ini kalau kita ngomong soal serangan jantung. Penyebabnya belum tentu serangan jantung. Jadi kalau jantung berhenti, belum tentu serangan jantung, ada penyebab lain," jelas dr Vito.
"Misalnya apa?," tanya Hotman. "Aritmia namanya. Ini paling sering pada usia muda. Aritmia itu gangguan irama jantung, itu ada banyak sekali. Paling seram brugada syndrome, long qt syndrome, atau hypertrophic cardiomyopathy."
Hotman tampak kebingungan hingga dr Vito kembali memberi penjelasan dengan bahasa awam. "Penyakit jantung tidak hanya serangan jantung. Pada usia muda yang sering malah gangguan irama jantung yang menyebabkan henti jantung. Jadi, kalau jantung berhenti belum tentu serangan jantung, bisa jadi gangguan irama jantung atau aritmia. Jadi orang yang punya bawaan (genetik) kelainan listrik jantung, maka bisa meninggal kapan pun karena itu. Kalau nggak punya bawaan ini, berarti dia bisa meninggal karena serangan jantung. Kalau menurutku, kemungkinan dia (Ashraf Sinclair) gangguan irama jantung. Karena gangguan irama jantung sering terjadi pada orang usia muda dan kejadian saat tidur," seru dr Vito.
(wk/riaw)