Antisipasi Corona, Sri Mulyani Minta Tak Ada Jabat Tangan saat Pelantikan di Kemenkeu
Nasional

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut tidak ingin jika momen berjabat tangan saat pelantikan di lingkungannya justru berpotensi menjadi media penularan wabah corona.

WowKeren - Pada hari ini, Senin (9/3) Kementerian Keuangan menggelar acara pelantikan pejabat-pejabatnya. Dalam acara itu, ada hal yang tak biasa yakni peniadaan salam-salaman antar para pejabat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa hal itu dilakukan demi mengantisipasi penyebaran virus corona. Ia tidak ingin jika praktik berjabat tangan justru menjadi media penularan virus yang belum ada obatnya itu.

"Harusnya kalau saya batuk, saya tidak boleh berada di ruang publik," ujar Sri Mulyani. "Kita nanti enggak pakai salam-salaman ya, saya mohon maaf, agar tidak terjadi penularan."

Dalam sambutannya, Sri Mulyani meminta agar jajaran Kemenkeu tidak bekerja biasa-biasa saja. Namun, para pegawai di lembaganya harus bisa membaca perkembangan dan dinamika di masyarakat.


"Dinamika dan perkembangan harus mampu Anda baca," ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut. "Artinya apa? Itu untuk Indonesia, masyarakat kita, perekonomian kita, dan untuk kondisi sosial politik kita yang akhirnya ke keuangan negara kita."

Sri Mulyani bukanlah satu-satunya orang yang enggan berjabat tangan menyusul adanya penyebaran wabah corona. Di tempat asal mula virus ini menyebar, Wuhan, masyarakat memiliki ide untuk mengembangkan alternatif berjabat tangan dengan cara yang lain, yang disebut "Wuhan shake".

Pada berjabat tangan dengan cara ini, kedua orang menggunakan aduan kaki untuk saling menyapa. Tak ayal cara unik semacam ini sempat viral di media sosial.

Tak hanya di Wuhan, konsep berjabat tangan tanpa benar-benar melakukan kontak fisik satu sama lain guna menghindari penyebaran virus juga dilakukan di Amerika. Masyarakat di sana memilih untuk saling beradu siku untuk bersalaman. Cara itu pertama kali dipopulerkan oleh para politikus AS yang menyambut pasien selamat dari wabah COVID-19.

Sementara itu di Iran, masyarakatnya juga memiliki cara yang tak kalah unik. Mereka beradu pantat sebagai pengganti sapaan satu sama lain.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait