Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Indonesia. Penyanyi melayu Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3) dan kabar itu dibenarkan oleh rekan artisnya yang bernama Sam Alatas.
- Wahyu
- Rabu, 11 Maret 2020 - 11:50 WIB
WowKeren - Kabar duka kembali datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Melayu dan Keroncong, Rama Aiphama, menghembuskan nafas terakhirnya di usia 63 tahun pada Rabu (11/3).
Kabar tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh penyanyi dangdut sekaligus rekan almarhum Rama, Sam Alatas. "Benar kabar itu (Rama Aiphama meninggal). Saya dapat dari WhatsApp keluarga," ucap Sam Alatas ketika dihubungi pada Rabu pagi dilansir dari Kumparan.com.
Sayangnya, Sam tidak bisa menjelaskan penyakit yang diderita oleh almarhum Rama sebelum tutup usia. Sam mengaku saat ini sedang berada di luar kota dan belum sempat mengunjungi rumah duka.
"Tapi kalau sakit apa, saya tidak tahu karena saat ini saya juga ada di luar kota. Mungkin bisa ke rumah duka langsung aja," jelasnya.
Kabar ini juga tersiar lewat pesan berantai. “Berita duka Jakarta, telah wafat, Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrue (Rama Aiphama),” tulis pesan berantai tersebut.
Jenazah almarhum Rama saat ini berada di rumah duka yang berlokasi di kawasan Condet, Jakarta Timur. Rencananya, mendiang Rama akan disalatkan setelah Ashar di masjid sekitar. Nantinya almarhum akan dimakamkan di TPU Al Muchdar, Cimanggis pada hari ini.
Sayyid Mohammad bin Syagab Al-'Idrus atau yang akrab dipanggil dengan Rama Aiphama ini adalah penyanyi beraliran Melayu, Keroncong, dan Dangdut. Ia berada di puncak kariernya pada tahun 90-an dan merupakan penyanyi reggae juga.
Almarhum Rama dikenal dengan gaya berpakaiannya yang khas, yaitu pakaian yang menjuntai-juntai penuh warna mencolok dan topi khas di kepalanya. Mendiang yang berdarah Arab-Gorontalo tersebut juga merupakan pencipta lagu.
Sepanjang kariernya di industri musik, Rama telah mengeluarkan sekitar sembilan album. Beberapa lagunya yang populer adalah "Kemana Perginya Hatiku", "Dinda Bestari", "Lambaian Bunga" dan masih banyak lagi. Mendiang telah mengeluarkan album dari tahun 1981 hingga yang terakhir di tahun 2003.
(wk/wahy)