Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, resmi mengumumkan wabah virus Corona sebagai pandemi global pada Rabu (11/3). Status ini disematkan pasca virus tercatat menginfeksi lebih dari 120 ribu orang.
- Elvariza Opita
- Kamis, 12 Maret 2020 - 10:02 WIB
WowKeren - Wabah virus Corona yang menjadi momok bagi penduduk dari berbagai penjuru dunia kini memasuki babak baru. Pasalnya Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan wabah virus Corona sudah masuk status pandemi global.
Status ini disematkan pada wabah COVID-19 usai virus itu menyebabkan kasus di luar Tiongkok berkembang sampai 13 kali lipat lebih banyak dengan jumlah negara terinfeksi sampai meningkat tiga kali lipat. "Dalam beberapa hari atau pekan mendatang, kita akan melihat peningkatan jumlah kasus, kematian, hingga negara terinfeksi yang jauh lebih tinggi," ungkap Tedros dalam konferensi persnya pada Rabu (11/3) malam.
Memang perkembangan wabah penyakit COVID-19 ini sangat menyita perhatian publik dunia. Dilansir dari laman worldometers.info pada Kamis (12/3) pukul 09.15 WIB, tercatat ada 126.281 kasus positif terinfeksi Corona. Ratusan ribu kasus ini kini tersebar di 124 negara dengan Tiongkok menjadi wilayah dengan kasus positif Corona terbanyak.
Namun yang lebih menyita perhatian publik adalah kenaikan jumlah kasus positif dalam sehari. Masih dilansir dari situs yang sama, tercatat ada 7.333 kasus baru dalam sehari.
Negara dengan "penyumbang angka" terbesar dari 7.333 kasus ini adalah Italia. Tercatat ada 2.313 kasus baru dalam sehari, atau sekitar 32 persen, sehingga saat ini ada 12.462 kasus positif COVID-19 yang dikonfirmasi di Italia.
Sejauh ini sudah ada delapan negara yang mengonfirmasi lebih dari seribu kasus positif COVID-19. Saat ini Iran menjadi negara terbanyak ketiga dengan 9.000 kasus, dengan 958 diantaranya adalah kasus yang baru dikonfirmasi. Korea Selatan saat ini sudah mengonfirmasi 7.869 kasus, dengan 356 kasus yang baru dikonfirmasi.
Prancis, Spanyol, Jerman, dan Amerika Serikat hingga hari ini (12/3) juga melaporkan ratusan kasus baru dalam sehari. Angka yang fantastis ini juga ditemukan di negara-negara lain dengan kebanyakan berasal dari Eropa.
Sementara itu, di Indonesia, sudah ada 7 kasus baru yang dikonfirmasi pemerintah pada Rabu (11/3) malam kemarin. Dengan demikian kini ada 34 kasus positif yang telah dilaporkan, dengan 1 diantaranya, yakni pasien kasus 25, dinyatakan meninggal dunia.
(wk/elva)