Namanya 'Dihapus' Dari Kepengurusan PAN, Bagaimana Nasib Amien Rais?
Nasional

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan telah mengumumkan susunan kepengurusan DPP. Tercatat, Sutrisno Bachir menggantikan Amien Rais mengisi jabatan Ketua Dewan Kehormatan PAN.

WowKeren - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan telah mengumumkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2020-2025. Yang menarik, nama Ketua Umum pertama PAN, Amien Rais, justru tidak ada dalam kepengurusan periode ini.

Padahal, sejumlah nama mantan Ketua Umum PAN lain seperti Sutrisno Bachir dan Hatta Rajasa masih ada dalam kepengurusan DPP periode ini. Tercatat, Sutrisno Bachir menggantikan Amien Rais mengisi jabatan Ketua Dewan Kehormatan PAN.

Hatta Rajasa sendiri mengisi jabatan Ketua Majelis Panasihat PAN. Menurut Zulkifli, susunan kepengurusan DPP PAN tersebut telah didaftarkan dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada 2 Maret 2020 lalu.

Meski Amien Rais kini absen dari kepengurusan, Sekjen PAN Eddy Soeparno meyakinkan bahwa partainya masih dan akan tetap solid. Eddy menilai bahwa kader PAN dapat menyikapi segala dinamika internal partai dengan baik.


"PAN sudah dewasa dalam menyikapi perbedaan," ungkap Eddy dilansir Kompas.com pada Jumat (27/3). "Serta menghargai seluruh pandangan dan pendapat dari kader dan pengurusnya."

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa soliditas tersebut juga tampak dalam bentuk kehadiran Hanafi Rais dan Mumtaz Rais di struktur kepengurusan DPP PAN 2020-2025. Sebagai informasi, Hanafi dan Mumtas merupakan putra Amien Rais.

Hanafi Rais diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Sedangkan Mumtas menjabat sebagai salah satu Ketua DPP. Menurut Ketua Dewan Pakar PAN, Dradjad Wibowo, Hanafi dan Mumtaz telah mendapat restu Amien Rais dalam mengemban tugas tersebut.

Dengan demikian, tutur Dradjad, Zulkifli tak perlu lagi dipertentangkan dengan Amien Rais. Dradjad juga yakin bahwa kedua tokoh penting PAN tersebut nantinya akan duduk bersama untuk membicarakan kelangsungan partai.

"Pak Amien dan Bang Zul tidak usah dipertentangkan. Seperti kata Bang Zul, Pak Amien adalah pendiri PAN, pendiri utama, jadi Pak Amien spesial di PAN," tegas Dradjad. "Bagaimana nanti formalnya? Saya rasa hanya masalah waktu saja. Saya yakin, pada saatnya nanti, beliau berdua akan duduk bersama membahas perjuangan PAN ke depan."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts