Ada 150 anggota Kerajaan Arab yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Saat ini Rumah Sakit Khusus King Faisal menyiapkan 500 ranjang pasien untuk merawat para anggota Kerajaan dan orang-orang terdekat mereka
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 10 April 2020 - 09:50 WIB
WowKeren - Wabah virus corona (COVID-19) benar-benar tak pandang bulu saat menyerang siapapun. Terbukti, ada 150 anggota Kerajaan Arab Saudi yang dilaporkan positif terinfeksi virus tersebut.
Dilansir New York Post pada Jumat (10/4), keponakan Raja Salman sekaligus Gubernur Riyadh, Pangeran Faisal bin Bandar bin Adulaziz al Saud dilaporkan positif virus corona. Sejumlah Pangeran Saudi yang positif virus corona diduga terjangkit ketika mereka bepergian ke Eropa.
Hal ini membuat Raja Salman terpaksa ikut diisolasi di sebuah lokasi yang berada di dekat kota Jeddah. Sedangkan sang Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman, beserta sejumlah menteri dikarantina di sebuah tempat yang berlokasi di dekat Laut Merah.
Saat ini Rumah Sakit Khusus King Faisal menyiapkan sebanyak 500 ranjang pasien untuk merawat para anggota kerajaan dan orang-orang terdekat mereka. "Perintahnya adalah untuk mempersiapkan bagi orang-orang penting dari seluruh negeri," demikian isi surat dari pengelola Rumah Sakit Raja Faisal.
Para dokter di rumah sakit tersebut juga mengaku bersiaga jika ada anggota keluarga bangsawan lain yang terinfeksi. Dalam memo yang dikirimkan oleh pejabat Rumah Sakit King Faisal, disebutkan jika RS tersebut tengah bersiaga tinggi. "Arahan harus siap untuk kalangan VIP dari seluruh negeri," tulis memo tersebut.
"Kita tidak tahu berapa kasus yang akan kita hadapi tetapi tetap waspada," lanjut pesan tersebut. "Semua pasien kronis harus segera dipindahkan dan hanya kasus urgent yang akan diterima."
Sementara itu, anggota staf yang sakit akan dirawat di rumah sakit lain. Sebab, pihak RS akan mendahulukan kapasitas ruangan bagi para bangsawan.
Sedangkan pasien biasa dan para perawat yang sakit akan dipindahkan ke rumah sakit umum untuk memberikan ruang bagi para anggota kerajaan yang sakit tersebut.
Sebagai informasi tambahan, hingga berita ini ditulis Arab Saudi telah mencatatkan sebanyak 3,287 kasus COVID-19. Dari jumlah tersebut, 44 korban dinyatakan meninggal, sedangkan 666 lainnya dikonfirmasi telah pulih. Dengan ini, Arab Saudi memiliki kasus aktif COVID-19 sebanyak 2,577 pasien sekarang.
Sedangkan secara global, virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,6 juta masyarakat yang tersebar di seluruh dunia. Berdasarkan data statistik dari worldometers.info, ada 1,603,719 kasus positif corona di seluruh dunia, dengan jumlah kematian mencapai 95,722 jiwa dan pasien sembuh sebanyak 356,655.
(wk/luth)