Seorang Ibu di India Lempar 5 Anaknya ke Sungai Gangga Karena Kelaparan Akibat Lockdown COVID-19
SerbaSerbi

Seorang wanita yang tinggal di desa Jahagira sempat bertengkar dengan suaminya karena kehabisan uang dan kelaparan, sebelum akhirnya ia mengajak kelima anaknya ke tepi sungai Gangga dan melemparkan mereka.

WowKeren - Sebuah insiden mengejutkan baru saja terjadi di India. Di tengah aturan lockdown yang diterapkan di negara tersebut, rupanya ada seorang ibu yang tega melemparkan lima anaknya ke sungai Gangga akibat kelaparan.

Dilansir Hindustan Times pada Rabu (15/4), insiden mengejutkan ini terjadi ketika seorang wanita bernama Manju bertengkar dengan suaminya. Usut punya usut, ia meminta uang untuk membeli kebutuhan harian yang semakin sulit didapat saat lockdown diterapkan.

Media India melaporkan bahwa Manju dan sang suami bertengkar hebat karena kelaparan dan kekurangan uang di tengah lockdown virus corona. Disebutkan bahwa setelah pertengkaran tersebut, Manju yang diketahui tinggal di desa Jahagira mendadak membawa lima anaknya ke tepi sungai Gangga dan dengan tega melemparkan mereka.

Dilaporkan bahwa kelima anaknya yang masing-masing berusia 12 tahun hingga 3 tahun tersebut diyakini telah tenggelam. Warga lokal yang melihat insiden tersebut segera berusaha menyelamatkan anak-anak tersebut, namun gagal. Sementara sang ibu sempat ikut meloncat setelah melempar anak-anaknya, namun ia kemudian berubah pikiran dan berenang ke tepi.


Hakim Distrik (DM), Bhadohi Rajendra Prasad, dan Pengawas Polisi Rambadan Singh segera menuju ke lokasi dan mengerahkan dua tim penyelam untuk menemukan jenazah lima anak itu.

Beberapa warga menyebut kalau Manju memang memiliki kondisi mental yang tak stabil. Namun sang suami segera membantahnya. Bahkan suami Manju mengklaim bahwa ia tidak mengerti kenapa istrinya melakukan tindakan keji tersebut.

Insiden ini sempat menjadi viral di media sosial, di mana banyak orang yang justru menyalahkan pemerintah India lantaran tak membantu warga miskin maupun buruh harian yang terdampak lockdown.

Sebagai informasi tambahan, India sendiri mulai memberlakukan kebijakan lockdown nasional sejak akhir Maret lalu, dengan penduduk diizinkan meninggalkan rumah mereka hanya untuk layanan penting seperti membeli bahan makanan dan obat-obatan. Perdana Menteri Narendra Modi diperkirakan akan memperpanjang lockdown nasional dua minggu ke depan, dari yang semula dijadwalkan berakhir Selasa (14/4).

Sementara itu, hingga kini India sendiri telah mencatatkan 11,487 kasus positif COVID-19. Dari angka tersebut, 393 pasien dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 1,359 lainnya dikonfirmasi sembuh. Saat ini, India memiliki kasus aktif corona sebanyak 9,735 pasien.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait