Perawatan-perawatan alternatif ini disebut memungkinkan banyak rumah sakit di Amerika Serikat (AS) untuk mengatasi lonjakan pasien yang sakit parah dalam beberapa minggu terakhir.
- Bertilia Puteri
- Senin, 20 April 2020 - 14:17 WIB
WowKeren - Ventilator merupakan salah satu alat penting dalam perawatan pasien corona (Covid-19) karena penyakit tersebut menyerang sistem pernapasan manusia. Karena jumlah ventilator yang terbatas, sejumlah rumah sakit di Amerika Serikat (AS) mencari sejumlah cara alternatif untuk merawat pasien Covid-19.
Para dokter di North Shore University Hospital, Long Island, menggunakan mesin yang dirancang untuk penderita sleep apnea demi menjaga para pasien Covid- 19 tetap bernapas. Sementara itu, para insinyur di New York University menyulap hair dryer bertudung yang biasa digunakan di salon menjadi ruang tekanan negatif pribadi yang memberikan oksigen dan membatasi penyebaran virus aerosol serta menurunkan risiko infeksi bagi petugas kesehatan dan pasien lain.
Lalu ada pula alternatif sederhana lainnya, yakni menidurkan pasien Covid-19 dalam posisi tengkurap. Hal ini disebut dapat meningkatkan kadar oksigen bagi orang- orang yang mengalami kesulitan pernapasan.
Salah satu dokter yang menggunakan metode ini adalah dr Mangala Narasimhan yang merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Long Island Jewish. Menurut Narasimhan, pasien virus corona yang sakit paling parah bisa terbantu dengan cara tidur dalam posisi tengkurap untuk meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru mereka.
"Kami menyelamatkan hidup dengan ini, seratus persen," tutur Narasimhan dilansir CNN pada Senin (20/4). "Ini hal yang sangat sederhana untuk dilakukan, dan kami telah melihat peningkatan yang luar biasa. Kami dapat melihatnya untuk setiap pasien."
Sementara itu, perawatan-perawatan alternatif ini disebut memungkinkan banyak rumah sakit untuk mengatasi lonjakan pasien yang sakit parah dalam beberapa minggu terakhir. Selain itu, perawatan alternatif ini juga mungkin telah membantu mencegah adanya kelangkaan ventilator.
"Beberapa (perawatan alternatif) di antaranya adalah intervensi medan perang yang biasanya tidak kita gunakan di rumah sakit, tetapi krisis ini telah menjadi pendorong luar biasa bagi kreativitas dan kolaborasi," ungkap seorang ahli paru di Atlanta, Dr. Greg Martin. "Keindahan dari peristiwa ini adalah kita belajar banyak dan mudah-mudahan beberapa dari ini akan diterjemahkan ke hal-hal yang dapat kita gunakan di masa depan."
(wk/Bert)