AS Sudah Siapkan Rencana Besar Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia
Getty Images
Dunia

Amerika Serikat dilaporan telah membahas nasib Korea Utara setelah laporan intelijen AS yang mengklaim kesehatan Kim Jong Un kritis usai menjalani operasi kardiovaskular.

WowKeren - Pemerintah Amerika Serikat rupanya sudah menyiapkan rencana darurat jika pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, meninggal. Hal ini berkaitan dengan rumor soal Kim Jong Un yang dikabarkan sedang dalam kondisi kritis usai menjalani operasi kardiovaskular. Rumor ini pertama kali muncul berdasarkan laporan intelijen AS di Korut.

Dilansir dari Fox News pada Rabu (22/4), seorang sumber mengatakan bahwa saat ini Amerika Serikat telah membahas nasib Korea Utara setelah laporan intelijen AS yang mengklaim kesehatan Kim Jong Un kritis. Sumber itu mengatakan bahwa pemerintah AS memiliki rencana yang luas jika Kim Jong Un tiada, dengan mempertimbangkan semua masalah yang timbul dari kematiannya.

Sumber itu menggambarkan kemungkinan krisis kemanusiaan besar di Korea Utara yang dapat mengakibatkan jutaan orang kelaparan dan eksodus massal pengungsi Korea Utara ke Tiongkok. Sumber tersebut juga mengatakan bagian dari rencana itu akan sangat bergantung pada intervensi Tiongkok dan membantu mengelola situasi di lapangan di dalam Korea Utara. Hal ini sebagian karena kedekatan Tiongkok dan sebagian karena tantangan logistik AS yang menyediakan bantuan kemanusiaan.

Sayangnya, hingga kini pihak pemerintah Korea Utara sendiri belum memberikan klarifikasi apapun soal rumor kesehatan pemimpin negara mereka. Meski demikina, partai komunis di Tiongkok dan juru bicara pemerintah Korea Selatan menyebut kalau berita yang beredar ini sama sekali belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Terlepas dari hal tersebut, baru-baru ini Kim Jong Un diketahui melewatkan perayaan ulang tahun sang kakek, Kim Il-Sung pada 15 April lalu. Hal itu menimbulkan spekulasi terkait kondisinya. Sebab, perayaan hari jadi mendiang sang kakek, pendiri negara, merupakan salah satu hari libur nasional paling penting di Korea Utara.


"Ada sejumlah rumor terbaru tentang kesehatan Kim Jong Un (soal kebiasaan merokok, jantung, dan otak). Jika Kim Jong Un dirawat di rumah sakit, itu akan menjelaskan mengapa ia tidak hadir pada perayaan 15 April lalu yang penting itu," ucap Bruce Klingner, peneliti senior Heritage Foundation dan juga mantan kepala divisi CIA untuk Korea Utara.

"Tetapi selama bertahun-tahun, sejumlah rumor bohong soal kesehatan Kim Jong Un dan ayahnya sering muncul. Jadi kita harus menunggu dan melihat kebenarannya," kata Klingner menambahkan.

Sementara itu, Daily NK yang mengutip sumber-sumber internal melaporkan, Kim sedang beristirahat dan menjalani pemulihan di sebuah vila di daerah resor Gunung Kumgang, Hyangsan. Dia sebelumnya telah menjalani operasi kardiovaskular pada 12 April di sebuah rumah sakit.

Menurut Daily NK, kesehatan Kim telah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Kim dikenal sebagai perokok berat, dan mengalami obesitas. Selain itu, dia terlalu banyak bekerja sehingga kurang istirahat.

"Setahu saya adalah bahwa dia telah berjuang (dengan masalah kardiovaskular) sejak Agustus lalu tetapi memburuk setelah kunjungan berulang ke Gunung Paektu," kata salah satu sumber.

Kim dilarikan ke rumah sakit setelah memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April. Itu adalah terakhir kali Kim muncul di depan publik.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait