Korea Utara Akan Ditutup Jika Kondisi Kim Jong Un Memburuk?
Getty Images
Dunia

Penyataan ini diungkapkan oleh seorang profesor dari salah satu universitas di Korea Utara, terkait kondisi Kim Jong Un yang dikabarkan kritis usai menjalani operasi.

WowKeren - Seorang profesor dari Universitas Studi Korea Utara, Yang Moo-jin, mengatakan bahwa negara Korea Utara akan ditutup jika sesuatu yang buruk terjadi pada Kim Jong Un. Pernyataan Yang Moo-jin ini menyusul rumor soal Kim Jong Un yang dikabarkan sedang dalam kondisi kritis usai menjalani operasi kardiovaskular.

Yang Moo-jin juga menyebut bahwa orang-orang di sekitar Kim Jong Un tak akan berani berbicara tentang kondisi kesehatan pemimpin Korea Utara tersebut. "Sangat tidak mungkin bahwa tenaga medis atau orang lain di sekitar Kim Jong Un akan berani berbicara tentang kondisi kesehatannya dalam keadaan apa pun," kata Yang dilansir South China Morning Post, dikutip dari Kompas.com.

"Jika sesuatu yang sangat buruk terjadi pada Kim, Korea Utara akan menutup perbatasannya dan para diplomat serta jurnalis asing di Pyongyang akan diawasi dengan ketat," lanjutnya. "Tetapi kami tidak melihat gerakan semacam itu."

Sebelumnya, seorang sumber lain menyebut bahwa kondisi Kim Jong Un juga akan sangat berpengaruh pada kelangsungan Korea Utara. Ia menggambarkan kemungkinan krisis kemanusiaan besar di Korea Utara yang dapat mengakibatkan jutaan orang kelaparan dan eksodus massal pengungsi Korea Utara ke Tiongkok.

Sayangnya, hingga kini pihak pemerintah Korea Utara sendiri belum memberikan klarifikasi apapun soal rumor kesehatan pemimpin negara mereka. Meski demikian, partai komunis di Tiongkok dan juru bicara pemerintah Korea Selatan menyebut kalau berita yang beredar ini sama sekali belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.


Terlepas dari hal tersebut, baru-baru ini Kim Jong Un diketahui melewatkan perayaan ulang tahun sang kakek, Kim Il-Sung pada 15 April lalu. Hal itu menimbulkan spekulasi terkait kondisinya. Sebab, perayaan hari jadi mendiang sang kakek, pendiri negara, merupakan salah satu hari libur nasional paling penting di Korea Utara.

Sementara itu, Daily NK yang mengutip sumber-sumber internal melaporkan, Kim sedang beristirahat dan menjalani pemulihan di sebuah vila di daerah resor Gunung Kumgang, Hyangsan. Dia sebelumnya telah menjalani operasi kardiovaskular pada 12 April di sebuah rumah sakit.

Menurut Daily NK, kesehatan Kim telah menurun dalam beberapa bulan terakhir. Kim dikenal sebagai perokok berat, dan mengalami obesitas. Selain itu, dia terlalu banyak bekerja sehingga kurang istirahat.

"Setahu saya adalah bahwa dia telah berjuang (dengan masalah kardiovaskular) sejak Agustus lalu tetapi memburuk setelah kunjungan berulang ke Gunung Paektu," kata salah satu sumber.

Kim dilarikan ke rumah sakit setelah memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April. Itu adalah terakhir kali Kim muncul di depan publik.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait