Para pejabat badan antariksa Rusia Roscosmos mengatakan jika tidak ada kemungkinan virus corona menyebar ke stasiun ruang angkasa atau di antara personel Roscosmos lainnya.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 23 April 2020 - 16:42 WIB
WowKeren - Seorang pejabat antariksa asal rusia dinyatakan positif terjangkit COVID-19. Kendati demikian, badan antariksa Rusia menyebut jika tidak mungkin jika stasiun luar angkasa ikut terkontaminasi.
Dilansir Space, Kamis (23/4), pada Rabu (15/4) lalu, kantor berita Rusia TASS mengkonfirmasi jika Evegeny Mikrin, wakil CEO dan kepala desainer di RSC Energia positif terjangkit corona. Disebutkan TASS, kesimpulan tersebut didapat usai Mikrin menjalani 2 kali tes corona.
"Mikrin telah melewati dua tes untuk virus corona dan keduanya positif," kata suatu sumber kepada TASS seperti dilansir Space. "Dia telah dimasukkan dalam daftar 30 orang yang secara resmi dinyatakan terinfeksi di Roscosmos (badan antariksa Rusia)."
Meski demikian, Mikrin belum menunjukkan gejala klinis penyakit ini. Sementara itu, Mikrin sempat menghadiri peluncuran awak terbaru ke stasiun luar angkasa pada 9 April lalu.
Para pejabat Roscosmos mengatakan jika tidak ada kemungkinan virus corona menyebar ke stasiun ruang angkasa atau di antara personel Roscosmos lainnya. Tentu saja, kabar tersiarnya Mikrin yang terjangkit corona cukup memicu kekhawatiran terkait siapa saja yang mungkin berinteraksi dengan Mikrin sebelumnya.
"Potensi kontaminasi ISS sama sekali tidak mungkin karena jumlah personel yang terlibat dalam operasi terkait telah diminimalkan," sebut Roscosmos. "Dan yang lainnya mengikuti aturan ketat dan tindakan pencegahan terhadap segala kemungkinan ancaman bagi awak."
Protokol serupa juga diterapkan bagi para staf Roscosmos. Sebagian besar staf tersebut telah bekerja dari jarak jauh.
"Hal yang sama berlaku untuk semua staf Roscosmos dan mereka yang bertanggung jawab untuk operasi berkelanjutan," lanjut Roscosmos. "Jumlah personel yang hadir di tempat kerja mereka telah diminimalkan dengan sebagian besar dari mereka bekerja dari jarak jauh."
Langkah serupa juga telah dilakukan oleh NASA. Baik NASA dan Roscosmos telah mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Hal itu guna memastikan bahwa semua staf mereka aman dari kemungkinan infeksi virus corona.
(wk/zodi)