Sejumlah negara di dunia melaporkan jumlah pasien laki-laki yang meninggal karena COVID-19 lebih banyak dibandingkan dengan wanita. Apakah benar jenis kelamin menjadi faktor penentu risiko kematian akibat virus corona?
- Apr 24, 2020
WowKeren - Perlu dipahami, secara biologis pria dan wanita memiliki kromosom seks yang berbeda. Kromosom Y adalah kromosom seks yang membawa sifat laki-laki. Sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan.
Kromosom Y pada laki-laki hampir tidak mengandung gen selain SRY, namun ada banyak sekuens DNA yang berulang yang belum diketahui fungsinya sehingga disebut pula dengan DNA sampah. Ini bisa mempengaruhi proses penuaan pada pria yang terjadi lebih cepat sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap virus.
Hormon testosteron yang dilepaskan oleh gen SRY juga kerap dikaitkan dengan banyak penyakit terutama jantung dan dapat juga mempengaruhi panjang usia seseorang. Selain itu, rendahnya tingkat estorogen dalam tubuh pria membuat mereka rentan dari segala penyakit terutama yang menyerang jantung.
(wk/nidy)