Sosok Ini Disebut Bisa Ancam Posisi Kim Yo Jong Sebagai Kandidat Penerus Kim Jong Un
Dunia

Adik perempuan Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong, telah digadang-gadang akan menjadi suksesor sang kakak untuk memimpin Korea Utara. Kondisi Kim Jong Un sendiri hingga kini masih simpang siur.

WowKeren - Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, digadang-gadang menjadi kandidat pengganti sang kakak sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara. Diketahui, Kim Jong Un sempat dikabarkan kritis setelah menjalani operasi hingga dirumorkan meninggal dunia.

Pihak Korea Selatan sendiri telah membantah kabar meninggalnya Kim Jong Un. Meski demikian, kandidat pengganti posisi Kim Jong Un sudah menjadi bahan diskusi yang ramai dibahas.

Keluarga Kim sendiri disebut telah memiliki status yang hampir setara dengan dewa di Korea Utara. Mengingat keluarga tersebut telah memimpin Korea Utara selama 70 tahun.

Menurut analis politik yang berbasis di New York, Sean King, pemimpin Korea Utara harus sedarah dengan keluarga Kim. Namun, kakak laki-laki Kim Jong Un, yakni Kim Jong Nam, telah tewas terbunuh pada 2017 silam.


Sedangkan saudara laki-laki lainnya, yakni Kim Jong Chol, disebut sebagai "kandidat yang tidak mungkin dan tidak disukai". Oleh sebab itu, Kim Yo Jong yang masih muda dan berpendidikan menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Kim Jong Un dan kini ramai disorot oleh dunia.

"Semua kandidat penerus harus merupakan anggota keluarga Kim. Konstitusi Korea Utara secara khusus menyebutkan Kim Il-sung (kakek Kim Jong Un) dan Kim Jong-il (ayah Kim Jong Un)," jelas King dilansir ABC pada Rabu (29/4). "Saya ragu Korea Utara bisa mempertahankan diri tanpa seorang Kim dalam pemerintahannya. Karena Korea Utara tanpa seorang Kim di atas adalah seperti agama Kristen tanpa Yesus."

Namun, ada satu sosok yang disebut dapat mengancam posisi Kim Yo Jong sebagai kandidat penerus Kim Jong Un. Ia adalah paman Kim Jong Un sendiri, Kim Pyong Il.

Kim Pyong Il merupakan saudara laki-laki Kim Jong Il dan baru saja kembali ke Korea Utara setelah bertahun-tahun ditugaskan di luar negeri sebagai diplomat. Kim Pyong Il disebut memiliki sejumlah keuntungan dalam hal suksesi ini, yakni memiliki hubungan darah dengan Kim Jong Un dan juga merupakan seorang pria.

"Sangat menarik melihat perkembangan dimana Kim Pyong Il kembali ke atas panggung," jelas Profesor Studi Keamanan dan Intelijen Internasional di Australia National University (ANU), John Blaxland. "Hal ini tentu akan menyulitkan aspirasi Kim Yo Jong, namun juga akan menunjukkan sesuatu yang sudah menjadi dugaan. Yakni keengganan Korea Utara, baik militer, pemimpin keamanan, dan keluarga Kim, untuk maju dari kecenderungan patriarkal."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait