Bukan Sembarang Hewan, Anjing Pelacak Ini Dilatih Buat Deteksi Virus Corona
Dunia

Hingga kini eksperimen untuk mengeksplorasi kemampuan anjing-anjing tersebut dalam melacak aroma khusus pasien pengidap COVID-19 masih terus dikembangkan.

WowKeren - Berbagai upaya untuk mendeteksi virus Corona dilakukan. Yang terbaru, bahkan anjing pelacak akan dikerahkan untuk mendeteksi virus Corona yang sudah menginfeksi tubuh manusia.

Kemampuan unik hewan pelacak ini tengah dieksplorasi oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dari Universitas Durham bekerja sama dengan organisasi Medical Detection Dogs. Sebelumnya anjing-anjing dari Medical Detection Dogs ini sudah pernah berhasil mendeteksi kanker, malaria, hingga pasien Parkinson's.

Para peneliti mengklaim anjing-anjing "super" ini bisa mencium hingga 750 orang dalam sehari. Nantinya mereka akan memberikan masker bekas pakai pasien COVID-19, berharap anjing-anjing itu bisa mencium aroma khusus, demikian dikutip dari Mirror, Kamis (30/4).

Namun rencana eksplorasi kemampuan anjing pelacak ini masih berjalan panjang. Sebab belum diketahui apakah anjing-anjing itu bisa mengidentifikasi aroma yang membedakan antara pasien COVID-19 dengan individu sehat.


Profesor James Logan, Kepala Departemen Pengendalian Penyakit dari LSHTM menilai eksperimen ini terlalu dini. "Kita tidak tahu apakah COVID-19 memiliki aroma khusus," jelasnya.

"Namun kita semua tahu penyakit yang menyerang pernapasan biasanya mengubah aroma tubuh penderitanya, semoga ada harapan di sana," imbuh sang guru besar. "Kalau anjing-anjing itu bisa mendeteksinya, ini akan menjadi revolusi dalam menangani COVID-19."

CEO Medical Detection Dogs, Claire Guest, menyebut percobaan ini didasarkan pada kemampuan luar biasa yang dimiliki anjing-anjing pelacak. Apalagi karena sebelumnya anjing-anjing itu sudah bisa mendeteksi pasien malaria hingga kanker hanya berdasarkan indera penciumannya.

"Sudah banyak bukti soal kehebatan anjing dalam mendeteksi penyakit manusia," ujar Guest. "Saya yakin anjing-anjing ini bisa dilatih agar mencium aroma 'spesial' dari COVID-19."

"Kalau kondisi semakin sulit, bisa saja ratusan orang tidak bisa diperiksa. Namun anjing-anjing ini bisa menskrining dengan cepat, yakni 750 orang dalam sekali jalan," tuturnya. "Kalau anjing bisa mendeteksi mana pasien positif, mereka bisa langsung dicek dan diisolasi, sehingga wabah tidak semakin menyebar."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait