Angka Kematian Akibat COVID-19 di Inggris Kini Jadi yang Tertinggi Ketiga di Dunia
Dunia

Inggris diketahui telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi jumlah kematian akibat corona. Salah satunya menginjeksi plasma darah dari pasien corona yang sembuh (konvalesen).

WowKeren - Angka kematian akibat virus corona (COVID-19) di Inggris kini dilaporkan berada pada posisi tertinggi ketiga di dunia, dengan jumlah 26,097, berdasarkan data dari worldometers.info. Tercatat, jumlah kasus virus corona di Inggris saat ini mencapai 166,441, dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 857 orang.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona di Inggris saat ini lebih tinggi dari Spanyol. Negeri Matador itu kini berada di posisi empat dengan mencatat korban tewas karena virus corona mencapai 24,275 orang. Sedangkan Italia masih menempati posisi kedua dengan jumlah korban meninggal mencapai 27,682 orang.

Amerika Serikat (AS) masih memuncaki daftar jumlah korban tewas tertinggi akibat COVID-19. Hingga berita ini ditulis, Amerika Serikat sudah mencatatkan lebih dari 1 juta kasus positif COVID-19 dengan jumlah pasien tewas melebihi 61 ribu.


Di sisi lain, Inggris diketahui telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi jumlah kematian akibat corona. Salah satunya menginjeksi plasma darah dari pasien corona yang sembuh (konvalesen) kepada pasien corona yang parah. Metode penyembuhan dengan menginjeksi plasma itu, yang bertujuan membentuk antibodi melawan virus, dianggap berhasil menangani pasien pada kasus SARS selama 2002-2004.

Pemimpin Inggris, Ratu Elizabeth II, saat ini juga disebut kebingungan menghadapi lonjakan kasus corona di negaranya. Disebutkan bahwa pemimpin monarki tersebut sempat bertanya pada Perdana Menteri Selandia Baru, tentang cara menghadapi pandemi ini, mengingat negara tersebut diklaim sukses menanangi corona.

Dikutip dari Daily Mail, hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Jacinda Ardern setelah dia berbicara dengan Ratu Elizabeth. "Yang Mulia benar-benar tertarik untuk mengetahui bagaimana kami melakukannya dan berbesar hati untuk mengetahui bahwa kami baik-baik saja," ujar Ardern.

Selandia Baru memang dinilai berhasil memenangkan "pertempuran" melawan wabah virus corona (COVID-19) selama satu bulan terakhir. Selandia Baru telah melaporkan hanya 1,124 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi, termasuk 19 kematian, dan menjadi salah satu penghitungan terendah di dunia. Tingkat transmisi lokal mencapai 0,4 persen.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait