Didi Kempot telah pergi untuk selamanya pada Selasa (5/5) karena serangan jantung. Media asing pun turut memberitakan kematian Didi Kempot meski ada beberapa kesalahan.
- Wahyu
- Rabu, 06 Mei 2020 - 13:48 WIB
WowKeren - Kabar Didi Kempot meninggal dunia turut diberitakan media asing. Berita meninggalnya Didi dimuat di media internasional Inggris hingga media lokal di Suriname.
Warga Suriname khususnya diaspora asal Indonesia turut berduka atas meninggalnya penyanyi campursari, Didi Kempot. Portal berita Suriname Magazine yakni Culturu.com memuat kabar tentang kematian sang maestro. Dalam berita tersebut, mereka menyebut Didi sebagai penyanyi populer yang meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.
Culturu.com bahkan menceritakan kronologi meninggalnya Didi Kempot yang tidak sadarkan diri saat dilarikan ke rumah sakit hingga menghembuskan napas terakhirnya di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. Portal berita itu juga mencantumkan julukan Didi yakni "The Godfather of Broken Heart".
Portal berita lainnya yakni Dwtonline.com pun memberitakan hal serupa dengan menuliskan judul "Penyanyi Didi Kempot Meninggal karena Serangan Jantung". Dwtonline.com melansir pemberitaan dari kanal YouTube Kompas TV serta mengutip pernyataan eks penyiar senior kenamaan di Suriname, Jurmic Partodongso.
"Dia telah berkontribusi dalam melestarikan bahasa Jawa melalui lagu-lagunya. Saya pikir tidak ada orang Suriname yang tidak mengenalnya," ungkap Jurmic Partodongso.
Sementara itu, media internasional BBC mengunggah cuitan di akun Twitter resmi untuk mengabarkan bahwa Didi Kempot meninggal dunia. Namun BBC sempat melakukan kesalahan dalam pemberitaan ini. Dalam cuitan pertama mereka, kematian almarhum Didi dihubungkan dengan virus corona.
Media ternama asal Inggris itu kemudian menghapus cuitan pertama dan mengunggah kembali untuk memperbaiki informasi tersebut. "Penyanyi folk Didi Kempot telah meninggal, penyebab kematiannya belum diketahui," tulis BBC dalam bahasa Inggris.
Melihat cuitan tersebut, sejumlah masyarakat Indonesia mengaku kesal dengan media BBC. Mereka menganggap bahwa media BBC tidak becus mencari informasi terkait kematian Didi Kempot.
"Tidak terhubung ke VIRUS, penyebab DIDI mati karena serangan jantung, JANGAN BUAT HOAX, KAMI ADALAH orang Indonesia, sudah makan banyak berita bohong dan palsu setiap hari, kami kelelahan," ucap salah satu netter dalam bahasa Inggris. "Dewa Didi telah meninggal, karena serangan jantung," tambah netter lainnya.
(wk/wahy)