Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa fokus kerja pemerintah saat ini adalah menurunkan jumlah kasus corona atau COVID-19 di Indonesia secepat mungkin.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 06 Mei 2020 - 14:41 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa target penurunan kasus infeksi virus corona atau COVID- 19 harus tercapai pada Mei 2020 atau bulan ini. Jokowi pun "ngotot" untuk mencapai target tersebut dengan cara apa pun.
"Target kita di bulan Mei ini harus betul-betul tercapai," tutur Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna Pagu Indikatif RAPBN 2021 di Istana Negara pada Rabu (6/5) hari ini. "Sesuai target yang kita berikan yaitu kurvanya sudah harus turun dan masuk posisi sedang di Juni, di Juli masuk posisi ringan. Dengan cara apapun."
Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan bahwa fokus kerja pemerintah saat ini adalah menurunkan jumlah kasus corona secepat mungkin. Selain itu, Jokowi juga yakin bahwa laju penyebaran corona di Indonesia dapat ditekan jika seluruh pihak disiplin melakukan protokol kesehatan.
"Itu tidak dilakukan hanya oleh gugus tugas, tapi juga seluruh elemen bangsa. Jajaran pemerintahan, organisasi sosial masyarakat, relawan, partai politik, dan sektor swasta. Ini harus diorkestrasi dengan baik," terang mantan Wali Kota Solo tersebut. "Saya yakin jika kita bersatu, disiplin, semua rencana yang sudah disiapkan yang lalu bisa mengatasi covid secepat-cepatnya."
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menilai bahwa negara yang akan menjadi pemenang adalah mereka yang berhasil mengatasi pandemi corona. Oleh sebab itu, Jokowi meminta agar jajarannya, termasuk menteri, kepala lembaga, Panglima TNI, dan Kapolri, untuk mengerahkan seluruh kekuataan demi mengendalikan penyebaran COVID-19.
"Saya ingin mengingatkan fokus kerja yang paling utama sekarang ini tetap pada mengendalikan COVID secepat-cepatnya. Menurunkan secepat-cepatnya. Saya melihat negara yang akan menjadi pemenang adalah negara yang berhasil mengatasi COVID-19," pungkas Jokowi. "Untuk itu, semua menteri, kepala lembaga panglima TNI, Kapolri, saya minta mengerahkan semua tenaga dan mengerahkan semua energi, mengerahkan semua kekuatan untuk mengendalikan COVID dan menangani dampak yang menyertainya."
Sebelumnya, Jokowi telah mengungkapkan bahwa saat ini ada 5 klaster yang berpotensi menciptakan gelombang kedua wabah virus corona di Indonesia. Kelima klaster yang patut diawasi secara ketat adalah klaster pekerja migran, klaster jemaah tabligh, klaster Gowa di Sulawesi Selatan, klaster rembesan pemudik, dan klaster industri.
(wk/Bert)