Sejauh ini sudah ada sekitar 58 perawat dan dokter yang tinggal di Los Pinos. Pejabat setempat mengatakan jika kompleks tersebut mampu menampung sebanyak 100 orang.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 08 Mei 2020 - 15:19 WIB
WowKeren - Pemerintah Meksiko memberikan perhatian yang serius pada tenaga medis yang berjuang melawan pandemi corona (COVID-19) di negara itu. Hal tersebut terbukti dengan langkah pemerintah untuk mengubah bekas kompleks Kepresidenan menjadi tempat menginap.
Bekas kompleks Kepresidenan Los Pinos yang mewah yang selama beberapa dekade telah menjadi tempat tinggal paling bergengsi di negara itu, telah disulap menjadi rumah sementara bagi petugas kesehatan.
Tempat tinggal mewah tersebut kini berubah dengan adanya tempat tidur sederhana dengan seprai putih bersih dan loker logam, mirip dengan yang ditemukan di ruang rumah sakit. Para dokter maupun perawat yang berada di sini akan mendapatkan fasilitas berupa makanan gratis, laundry, hingga cleaning service.
Sejauh ini sudah ada sekitar 58 perawat dan dokter yang tinggal di Los Pinos. Pejabat setempat mengatakan jika kompleks tersebut mampu menampung sebanyak 100 orang. Los Pinos sendiri telah dijadikan sebagai lokasi kediaman para pemimpin Meksiko dan keluarga mereka sejak 1934.
Direktur Jaminan Sosial Meksiko, Zoe Robledo, mengatakan jika istana adalah bangunan yang dibangun untuk para pengabdi negara. begitu pula dengan para dokter dan perawat yang bertugas untuk menyelamatkan nyawa pasien yang terinfeksi corona.
"(Istana) adalah ruang yang dibangun untuk pegawai negeri," kata Zoe dilansir Reuters, Jumat (8/3). "Dan perawat dan dokter adalah pegawai negeri dan mereka mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan nyawa orang lain."
Selain fasilitas berupa makan dan laundry gratis, petugas medis yang tinggal di Los Pinos akan mendapatkan fasilitas antar jemput yang siap mengantar mereka ke rumah sakit tempat mereka bekerja. Sebab, akses melalui transportasi publik dinilai lebih berpotensi tinggi membuat mereka terpapar virus.
"Risiko penularan sangat tinggi ketika bepergian dari rumah sakit ke rumah kami dengan transportasi umum," kata Daniel Miranda, salah seorang perawat. "Di sini kita diberi kesempatan bus yang membawa kita dari rumah sakit ke kediaman. Ini sesuatu yang baik."
(wk/zodi)