Istri pertama, Saputri, mengenang pertama kalinya bertemu dengan Didi Kempot yang diera 90an masih menjadi pengamen. Ketika itu, Saputri memberikan uang receh untuk membayar Didi yang mengamen di kos-kosan tempat tinggalnya.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 09 Mei 2020 - 19:43 WIB
WowKeren - Saputri, istri pertama Didi Kempot mengenang momen spesial pertama kala bertemu sang suami. Rupanya, Saputri mengenal Didi saat sang suami masih menjadi pengamen jalanan di Jakarta era 90an.
Rupanya, Didi suka menggoda Saputri dengan menyembunyikan kunci gerbang kos. Hal ini membuat Saputri gemas dan lambat laun jadi kepo dengan sosok Didi. Ia juga teringat soal uang receh yang ia berikan ketika Didi datang mengamen.
"Saya dulu kos di daerah Daan Mogot dan pertama kenal Bapak (Didi Kempot) waktu ngamen di kos saya," kenang Saputri saat diwawancara detikCom. "Sering godain saya sampai saya bertengkar dengan penghuni kos. Kunci gerbang disembunyikan dibawa pulang. Pagi esok harinya kita paksa ngaku dan akhirnya dikembalikan."
"Saya dulu memang kerja buruh pabrik garmen (memproduksi sepatu ternama) di Jakarta. Ia ngamen di kos saya. Masih ingat saya kasih Rp100 dulu masih ingat sekali," seru Saputri.
Saputri rupanya bisa menerima kondisi Didi yang belum meraih sukses. Ia menerima lamaran Didi dan resmi menikah tahun 1994.
"Nikah tahun 1994 yang juga sederhana yang diundang teman pengamen," kata Saputri. "Usai nikah kita cari kontrakan tak jauh dari kos saya. Perjuangan kami sangat luar biasa. Setiap hari Bapak ngamen dan saya kerja di pabrik garmen."
Dari pernikahan dengan Saputri, Didi dikaruniai tiga anak. Sayangnya dua anak dari pernikahan dengan Saputri telah tiada sejak masih sangat belia. Kini yang tersisa adalah sosok cantik Siola, putri Didi yang berusia 14 tahun.
Sebelumnya, beredar kisah haru tentang kehidupan Didi sebelum sukses dan tajir melintir. Rupanya The Godfather of Broken Heart pernah merasakan tidur di kuburan saat merantau di Jakarta.
"Selama mengamen bersama kelompok Slipi, kurang lebih tiga tahun, Didi mengaku indekos di gubuk di kuburan Palmerah. Setiap kali lewat tol Karawaci (tol Jakarta-Merak) pun Didi Kempot juga mengaku selalu menengok melalui kaca jendela mobil, ke arah sebuah kuburan di pinggir tol. 'Dulu saya sering tidur di kuburan itu',kata penyanyi yang melejit lewat lagu Sewu Kutho serta Stasiun Balapan ini pula," demikian kisah Didi yang diungkap akun Twitter BisKota_. " Kata Didi, 'Istri saya (Saputri) dulu buruh pabrik di Tangerang. Ketika kami pacaran (sekitar tahun 1984), praktis kami pacaran dengan gaji dia sebagai buruh. Tetapi setiap kali pulang ngamen, barang sebiji rambutan saya selalu memberinya oleh-oleh'."
(wk/riaw)