Sebuah rudal menghantam Konarak, kapal pendukung kelas Hendijan yang ikut serta dalam latihan. Televisi pemerintah menggambarkan insiden itu sebagai kecelakaan.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 11 Mei 2020 - 20:01 WIB
WowKeren - Sedikitnya 19 orang dilaporkan tewas usai rudal Iran ditembakkan selama latihan perang di Teluk Oman. Selain itu, 15 lainnya mengalami luka-luka.
Insiden "tidak sengaja" tersebut terjadi pada Minggu (10/5) di dekat pelabuhan Jask, sekitar 1.270 kilometer (790 mil) tenggara Teheran di Teluk Oman. "Pada hari Minggu sore, selama latihan dengan sejumlah kapal angkatan laut di perairan Jask dan Chabahar, kapal pendukung cahaya Konarak mengalami kecelakaan," kata sebuah pernyataan di situs web militer seperti dilansir Aljazeera, Senin (11/5).
Sebuah rudal menghantam kapal Konarak yang merupakan kapal pendukung kelas Hendijan yang ikut serta dalam latihan tersebut. Televisi pemerintah menggambarkan insiden tersebut sebagai kecelakaan.
Konarak yang terkena rudal, telah menentukan target dalam air untuk ditembaki oleh kapal lain. Namun, kapal ini tenggelam setelah terkena rudal yang ditembakkan oleh kapal perang lainnya. "Kapal tertembak setelah pemindahan target ke tujuan lain dan tidak jarak yang cukup untuk pergi," demikian pernyataan kantor berita Tasnim.
Saat ini, Kapal Konarak telah ditarik ke darat untuk proses penyelidikan. Penyelidikan diperlukan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
Sementara itu, media berita Turki Anadolu Agency menyebut jika insiden itu dianggap sebagai human error. Iran telah melakukan aktivitas latihan perang di Teluk Oman secara berkala. Teluk ini dekat dengan Selat Hormuz yang juga merupakan lokasi strategis, dimana menjadi perlintasan sekitar seperlima dari minyak dunia, yang terhubung ke Teluk tersebut.
Konarak merupakan kapal pendukung logistik ringan buatan Belanda yang dibeli Iran sebelum Revolusi Islam. Kapal ini memiliki 447 ton dan panjang 154 kaki. Selain itu, kapal kelas Hendijan ini dilengkapi dengan 4 rudal jelajah.
(wk/zodi)