Diduga Terkait Klaster Sampoerna, 188 Warga Rungkut Surabaya Reaktif COVID-19 Usai Rapid Test
Nasional

Banyaknya warga Rungkut Lor dan Kedung Baruk yang terpapar diduga masih berkaitan dengan klaster Sampoerna karena banyak karyawan pabrik yang positif corona tinggal di 2 wilayah itu.

WowKeren - Pemerintah Kota Surabaya kian gencar menggelar rapid test COVID-19 untuk mendeteksi pasien positif corona. Sebanyak 188 warga di Kecamatan Rungkut terdeteksi reaktif saat dilakukan rapid test yang digelar pada Senin (11/5).

Ratusan warga tersebut berasal dari Rungkut Lor dan Kedung Baruk. Dari 188 warga tersebut, 74 di antaranya menjalani tes swab di RS Husada Utama hari ini, Selasa (12/50). Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Irvan Widyanto.

Ia menyebutkan bahwa acara rapid test bisa berjalan aman dan terkendali. "Acara (rapid test) berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Bahkan ada usulan warga terdampak supaya diberikan vitamin dan obat obatan untuk meningkatkan imun," kata dia dilansir Antara, Selasa (12/5).


Puluhan warga yang menjalani tes swab diangkut menggunakan mobil Satpol PP ke RS Husada Utama. warga yang dinyatakan positif dari hasil tes swab akan dikarantina di salah hotel di Surabaya.

Banyaknya warga Rungkut Lor dan Kedung Baruk yang terpapar virus corona diduga masih berkaitan dengan klaster Sampoerna baru-baru ini. Sebab, tak sedikit karyawan dari pabrik rokok tersebut yang dinyatakan positif COVID-19 tinggal di sekitaran dua wilayah itu.

Menindaklanjuti hal ini lah kemudian Pemkot Surabaya menggelar rapid test yang diikuti oleh 468 warga. Lebih jauh, Irvan mengimbau RW untuk segera memblokade wilayah dan dijaga secara selektif.

Sementara itu untuk warga ditekankan agar terus menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus. "Utamakan kebersihan tangan dan wajah," pungkasnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!