Program 'Insert' beberapa waktu lalu melakukan kesalahan yang cukup fatal karena menggunakan gambar Park Jihoon eks Wana One untuk berita kematian aktor Park Ji Hoon. Karena itu, 'Insert' sempat menjadi bulan-bulanan warganet.
- Eva Lestari
- Minggu, 17 Mei 2020 - 23:01 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, aktor tampan Park Ji Hoon diberitakan telah meninggal dunia di usia 31 tahun. Menurut penuturan pihak keluarga, aktor "Chicago Typewriter" ini tutup usia setelah berjuang melawan kanker perut yang dideritanya.
Kabar kematian aktor Park Ji Hoon ini langsung diberitakan oleh sejumlah media. Termasuk salah satu program televisi nasional "Insert" yang tayang di Trans TV. Namun tidak lama setelahnya, "Insert" menjadi bulan-bulanan warganet lantaran melakukan kesalahan yang sangat fatal.
Sebab alih-alih menayangkan foto dan video aktor Park Ji Hoon, "Insert" justru menampilkan video Park Jihoon, mantan member Wanna One. Hal ini membuat penggemar berang dan menuntut "Insert" untuk meminta maaf pada Park Jihoon.
Usai diprotes warganet, "Insert" akhirnya menyampaikan permohonan maafnya secara tertulis pada Sabtu (16/5) dan secara langsung pada Minggu (17/5). Melalui akun Instagram @insertlive, redaksi "Insert" mengungkapkan jika kesalahan ini bukan suatu kesengajaan.
"Terkait adanya kesalahan gambar dalam pemberitaan Insert, Sabtu (16/5), terkait kabar duka meninggalnya aktor Park Ji Hoon yang mengembuskan napas terakhirnya karena kanker perut, redaksi Insert bertanggung jawab memberikan klarifikasi," tulis tim redaksi.
"Dalam tayangan tersebut terjadi kekeliruan pemasangan gambar Park Ji Hoon, yang merupakan mantan personel Wanna One dan kini bersolo karier. Sementara yang meninggal dunia adalah Park Ji Hoon yang berprofesi sebagai aktor," imbuh tim redaksi.
"Untuk itu, redaksi Insert menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan yang terjadi. Kekeliruan ini bukanlah suatu kesengajaan, dan kami memohon maaf atas kesalahan ini. Ke depannya kami akan menyajikan informasi yang lebih akurat. Sementara itu, Insert TV akan menyampaikan permintaan maaf secara live di program Insert TV, Minggu (17/5)," pungkas tim redaksi dalam postingan pertama.
Sedangkan dalam postingan kedua, "Insert" menghadirkan video yang menampilkan aktor Park Ji Hoon dalam pemberitaannya. Dalam video ini, pembawa acara juga menyampaikan permintaan maaf atas nama tim "Insert" secara langsung dan berharap agar pemirsa bisa memaklumi karena tim kreatif mengalami pengurangan jumlah.
"Park Ji Hoon. Terkait adanya kesalahan gambar dalam pemberitaan Insert, Sabtu (16/5), terkait kabar duka meninggalnya aktor Park Ji Hoon yang mengembuskan napas terakhirnya karena kanker perut, redaksi Insert bertanggung jawab memberikan klarifikasi," tulis tim redaksi di bagian caption.
"Dalam tayangan tersebut terjadi kekeliruan pemasangan gambar Park Ji Hoon, yang merupakan mantan personel Wanna One dan kini bersolo karier. Sementara yang meninggal dunia adalah Park Ji Hoon yang berprofesi sebagai aktor," imbuh mereka.
"Untuk itu, redaksi Insert menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan yang terjadi. Kekeliruan ini bukanlah suatu kesengajaan, dan kami memohon maaf atas kesalahan ini. Ke depannya kami akan menyajikan informasi yang lebih akurat. Sementara itu, Insert TV telah menyampaikan permintaan maaf secara live di program Insert TV, Minggu (17/5)," pungkas tim redaksi.
(wk/eval)