Ikut Merana Gegara Corona, Victoria's Secret Tutup 250 Gerai
Dunia
Pandemi Virus Corona

Para pengecer di seluruh dunia tengah menderita akibat pandemi virus corona yang tak kunjung mereda. Sebanyak 235 toko Victoria's Secret di AS akan ditutup

WowKeren - Satu per satu perusahaan raksasa dunia mengalami kerugian finansial sebagai imbas dari pandemi virus corona (COVID-19). Tak terkecuali L Brands.

Perusahaan induk tersebut mengatakan akan menutup secara permanen 250 gerai Victoria's Secret maupun PINK. Ratusan gerai tersebut tersebar di Amerika Serikat dan Kanada.


Adapun alasan penutupan tersebut lantaran para pengecer di seluruh dunia tengah menderita akibat pandemi virus corona yang tak kunjung mereda. Victoria's Secret sendiri memiliki 1.091 toko di Amerika Serikat dan Kanada. Sebanyak 235 tokonya di AS akan ditutup, berikut tiga toko Pink, dengan sisa penutupan yang terjadi di Kanada.

L Brands melaporkan jika penjualan bersih mereka selama kuartal pertama turun menjadi 1,65 miliar dolar AS. Angka ini mengalami penurunan sebanyak 37 persen jika dibanding dengan periode sama di tahun sebelumnya. Hampir semua toko perusahaan terpaksa tutup karena pandemi ini.

Selain menutup 250 toko Victoria's Secret, L Brands juga menutup 50 lokasi Bath & Body Works. Dibanding Bath dan Body Works yang turun sebesar 18 persen, penjualan Victoria's Secret anjlok hingga 46 persen menjadi 821,5 juta dolar AS. Meski demikian, L Brands akan menjadikan Bath & Body Works perusahaan mandiri untuk tetap bertahan.

Pandemi COVID-19 memaksa toko-toko di dunia untuk tutup. Gap, Foot Locker, H&M, Nordstrom JWN dan LOFT dilaporkan bahwa mereka tidak mampu membayar uang sewa mereka lantaran penjualan yang terus menurun. Forbes menyebut jika belanja konsumen selama ini telah menggerakkan sekitar 70 persen perekonomian di AS. Namun pada Maret turun drastis hingga 7,5 persen. Jumlah ini mencatat rekor paling terburuk dalam perdagangan AS sejak 1959.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts