Suga Ungkapkan Kisah Memilukan Di Balik Lagu BTS 'Outro: Tear'
Musik

Bukan rahasia lagi jika setiap lagu BTS selalu memiliki cerita. Namun, kisah di balik terciptanya salah satu lagu BTS yakni 'Outro: Tear' ini akan membuat semua orang menangis.

WowKeren - Bukan rahasia lagi jika setiap lagu Bangtan Boys (BTS) selalu memiliki cerita. Namun, kisah di balik terciptaknya salah satu lagu BTS yakni "Outro: Tear" ini akan membuat semua orang menangis. Suga baru-baru ini membeberkan cerita memilukan di balik lagu tersebut.

Dalam episode ke-6 dari seri dokumenter BTS, "Break the Silence", BTS sekali lagi mengangkat topik tentang pensiun dan bubar. Dalam episode tersebut mereka merenungkan apa yang akan terjadi setelah mereka pada akhirnya tampil untuk terakhir kalinya.


Kembali pada awal 2018, para anggota berjuang dengan berbagai tekanan dari banyak pihak. Hal ini membuat mereka berada di titik di mana mereka berpikir untuk berpisah. Namun sebaliknya, mereka akhirnya mendorong diri dan akhirnya mencapai apa yang akan menjadi tahun paling sukses mereka.

"Kami mengalami kesulitan mental pada awal tahun ini. Saat berbicara satu sama lain, kami bahkan berpikir untuk bubar," ungkap Jin.

Perjuangan BTS itu juga tersirat dalam lagu-lagu mereka. "Outro: Tear" adalah lagu terakhir di album BTS "Love Yourself: Answer" yang dirilis pada tahun 2018. Lagu ini dinyanyikan oleh para rapper BTS yakni Suga, J-Hope, dan RM (Rap Monster).

Lagu ini memadukan irama yang kuat dengan lirik yang memilukan. Tekanan yang merek dapat, menciptakan lagu yang bercerita tentang memompa darah dam mencucurkan air mata sembari terkoyak.

"Selamat tinggal bagiku adalah T.E.A.R. Karena hal-hal seperti air mata adalah kemewahan. Hal seperti itu sebagai selamat tinggal yang indah. Tidak akan ada, jadi silakan mulai sekarang," bunyi potongan lirik "Outro: Tear" yang dinyanyikan Suga.

Dalam seri dokumenternya, Suga mengungkapkan bahwa "Outro: Tear" didedikasikan untuk para anggotanya. Lagu itu terinspirasi oleh momen di mana BTS hampir memutuskan untuk bubar.

"Lirik untuk 'Outro: Tears' ditulis untuk para anggota. Ketika aku menulis melodi, pada saat itu, kami sangat merenungkan apakah kami harus berhenti atau tidak. Ketika aku memainkan lagu itu untuk para anggota, kami semua menangis bersama," ungkap Suga.

Setelah mendengar inspirasi pahit di balik "Outro: Tears" penggemar tidak akan pernah mendengarnya dengan cara yang sama lagi. Hal ini membuktikan bahwa kerja keran tak akan pernah menghinati hasil.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts