Jokowi Klaim Angka Penularan COVID-19 di DKI Jakarta Sudah di Bawah 1
Instagram
Nasional

Jokowi lantas meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan juga jajaran Menterinya untuk mengendalikan arus mudik supaya tidak ada gelombang kedua pandemi corona di Indonesia.

WowKeren - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa angka reproduksi atau tingkat penularan awal virus corona (R0) di DKI Jakarta telah menurun. Jokowi mengklaim bahwa R0 di DKI pada Rabu (27/5) pagi tadi sudah berada di bawah 1.

"Saya melihat data terakhir tadi pagi tren untuk R0 maupun Rt untuk DKI Jakarta sudah di bawah 1," ungkap Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada hari ini. "Sehingga ini perlu terus kita tekan agar lebih menurun lagi."

Jokowi lantas meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan juga jajaran Menterinya untuk mengendalikan arus mudik. Jokowi menilai bahwa hal tersebut penting dilakukan supaya tidak ada gelombang kedua pandemi corona di Indonesia.

"Ini penting untuk kita kendalikan agar tidak terjadi sirkulasi bolak-balik dalam penyebaran virus yang berpotensi untuk memunculkan gelombang yang kedua," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Utamanya di wilayah Jabodetabek."


Selain itu, para jajarannya diminta Jokowi untuk fokus kepada provinsi yang mengalami penambahan kasus baru COVID-19 yang tinggi. Terlebih provinsi-provinsi di pulau Jawa.

"Di Jawa terutama agar dibantu diberikan dukungan penuh untuk provinsi Jawa Timur terutama yang berkaitan dengan kesiapan rumah sakit rujukan dan rumah sakit daruratnya," pungkas Jokowi. "Ini Pak Menteri Kesehatan juga Ketua Gugus Tugas betul-betul saya minta Jawa Timur menjadi perhatian."

Sementara itu, puluhan mal di DKI kabarnya akan kembali dibuka pada 5 Juni mendatang, saat masa PSBB telah berakhir. Namun hal tersebut dibantah oleh Gubernur Anies Baswedan.

Anies menegaskan hingga kini tak ada keputusan soal tanggal beroperasinya kembali mal karena juga belum ada keputusan pasti soal kapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan berakhir. Anies sendiri memang sempat melontarkan PSBB kali ini merupakan yang terakhir. Namun mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menegaskan siap memperpanjang PSBB apabila diperlukan, tergantung dari pantauan aktivitas masyarakat.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait