Suga BTS Kembali Tuai Kritik Usai Bilang 'Untung Ada Corona'
Selebriti
Kontroversi Mixtape Suga BTS

Perkataan Suga ini pun menjadi perhatian serta mengundang komentar dari para netizen. Menanggapi apa yang dikatakan musisi yang debut pada 2013 itu, netizen kembali melontarkan kritikan.

WowKeren - Baru-baru ini Suga BTS (Bangtan Boys) menjadi sorotan publik karena salah satu track di mixtape barunya memuat khotbah dari Jim Jones, seorang pemimpin aliran sesat dan pembunuh massal. Gara-gara ini, penyanyi kelahiran 1993 itu pun menuai banyak kritikan dari netizen internasional.

Tak cuma masalah ini, Suga rupanya juga menuai perhatian karena hal lainnya. Dalam siaran Naver V Live pada 29 Mei lalu, ada ucapan pemilik nama asli Min Yoongi saat itu yang menjadi topik bahasan.


Menurut artikel Money Today, seluruh jadwal BTS termasuk tur konser dunia dibatalkan atau ditunda akibat pandemi Corona. Namun beruntung bagi Suga, pandemi Corona ini justru membuat rapper asal Daegu itu bisa fokus menggarap dan menyelesaikan mixtape baru.

"Mixtape yang asli memuat 8 lagu dan tidak ada 'Daechwita' dan 'Interlude'," ungkap Suga. "Aku. Berkat ingin menambahkannya hingga menjadi 10 lagu. Keberuntungan yang dibawa kepadaku oleh Corona."

Perkataan Suga ini pun menjadi perhatian serta mengundang komentar dari para netizen. Menanggapi apa yang dikatakan musisi yang debut pada 2013 itu, netizen kembali melontarkan kritikan. Meski begitu, ada pula yang membela Suga.

"Akal sehatnya tampaknya sedang terbakar."

"Ada begitu banyak orang yang berisiko dan yang telah kehilangan nyawa mereka karena virus Corona. Pernyataannya tidak masuk akal."

"BTS tidak akan bertahan lama, hahaha dan bukankah mereka lebih populer di luar negeri daripada di dalam negeri akhir-akhir ini? Orang Korea hanya tertarik pada mereka karena mereka sangat populer di luar negeri."

"Pernyataannya tentang Corona itu ceroboh, audio pemimpin sekte-nya itu ceroboh, semuanya itu ceroboh..."

"Kalian orang kejam yang menjijikkan. Kalian semua mengasingkannya. Dia tidak menyebut Corona sebagai keberuntungan, dia menjelaskan bagaimana dia bisa mengerjakan lebih banyak lagu dan menambahkan lebih banyak lagu ke mixtape-nya karena album lain ditunda karena Corona. Orang-orang bahkan tidak mengerti dan mengungkapkan kebodohan mereka."

"Apakah kalian tidak mengerti apa itu ironi? Dia mengatakan itu karena Corona, karena Corona... Bagaimana kalian bisa menafsirkannya sebagai dia meremehkan situasi saat ini? Dan tidak sesuai konteks juga. Ah..."

"Secara logis, kenapa dia menganggap Corona keberuntungan ketika jadwal tur dan album internasionalnya dibatalkan karena itu? Lihatlah media yang memancing kebencian dengan menafsirkannya dengan jahat. Ini adalah orang yang sama yang menyumbang begitu virus Corona menyebar."

"Dia sepertinya tipe yang menggali lubang semakin banyak dia bicara."

"Kenapa BTS menganggap Corona sebagai suatu keberuntungan? Mereka kehilangan begitu banyak penghasilan karena konser mereka ditunda. Media tidak bisa begitu saja mengutip dari konteks seperti ini dan membiarkan publik tertipu. Aku sudah merasa hal ini akan terjadi tapi aku muak."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts