Syahrini Alami Banyak Kerugian Setelah Difitnah, Manajer Marketing Buka Suara
Instagram/princessyahrini
Selebriti

Syahrini mengalami banyak kerugian setelah beredarnya isu miring soal dirinya yang disebut sebagai wanita simpanan pak haji. Kini manajer Syahrini juga turut buka suara untuk menanggapi kasus tersebut.

WowKeren - Adik Syahrini, Aisyahrani, kembali ke Polda Metro Jaya pada Selasa (2/6) kemarin untuk mengurus kasus sang kakak melawan Lia Ladysta. Kasus tersebut bermula dari omongan member 3 srigala itu yang seolah menyindir Syahrini menjadi istri simpanan pak haji.

Aisyahrani datang untuk diperiksa sebagai saksi. Selain itu, dikabarkan pula bahwa Syahrini mengalami banyak kerugian lantaran banyaknya pemberitaan miring soal dirinya yang tak kunjung habis.


Di sisi lain, manajer marketing Syahrini yang bernama Rendhy kini turut buka suara terkait pelaporan yang dilakukan Aisyahrani. Ia juga membenarkan perihal status Aisyahrani yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus kakaknya tersebut.

"Betul. melanjutkan laporan terdahulu," ungkap manajer marketing Syahrini, Rendhy, mengutip dari Suara.com, Rabu (3/6). "Jadi akibat pernyataan terlapor yang menyatakan ada hubungan antara artis kami dengan seseorang yang disebut pak haji."

Selain itu, Rendhy juga memastikan bahwa kabar soal Syahrini menjadi simpanan pak haji adalah bohong alias hoax yang mengakibatkan sang artis mengalami banyak kerugian. Kendati demikian, laporan tersebut dibuat agar nama baik artisnya tidak semakin tercemar.

"Menjadi ramai di pemberitaan. Menjadi bahan fitnah terutama di akun akun penyebar fitnah," tambah Rendhy. Sayangnya Rendhy tidak mau memberi tahu hasil pemeriksaan adik Syahrini setelah pemeriksaan dilaksanakan. "Perkembangannya bisa ditanyakan kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya," tandas Rendhy.

Di sisi lain, manajer Lia Ladysta, Julius, mengatakan bahwa sang artis kini berstatus saksi. "Pokoknya sebagai warga negara Indonesia, Lia bersedia untuk memenuhi panggilan dari pihak Polda. Kan dia juga sebagai saksi bukan sebagai tersangka," kata Julius dilansir dari Detik.com, Rabu (3/6).

Julius juga mengatakan bahwa polisi sedang melakukan penjadwalan ulang karena ada PSBB. "Iya kan sebagai saksi. Ini juga baru pemanggilan saksi. Setelah tanggal 10 Juni nanti kami akan dihubungi lagi sama pihak Polda. Nanti juga kami akan informasikan," pungkas Julius.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts