Bagikan Pesan Hangat Untuk 'Angkatan Corona' 2020, Michelle Obama Singgung Hak Pilih Jelang Pilpres
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, menjadi narasumber di acara wisuda virtual 'Dear Class of 2020'. Pada kesempatan itu Michelle turut memberikan sambutan hangat nan inspiratif.

WowKeren - YouTube baru-baru ini membuat konten original bertajuk "Dear Class of 2020". Acara ini digelar untuk memberikan penghargaan bagi para siswa dan mahasiswa yang lulus di tengah pandemi COVID-19, sebab tentu saja mereka tak bisa merasakan suasana kelulusan sebagaimana mestinya.

Sejumlah tokoh publik dunia hadir dan memberikan pidato hangat di acara tersebut, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama. Dan diantara setiap tokoh yang hadir, pidato Michelle menjadi salah satu yang sangat ramai dibahas karena dianggap begitu inspiratif.

Lewat sebuah video berdurasi 17 menit 23 detik, Michelle menegaskan agar setiap lulusan tak merasa rendah diri kendati berada di situasi seperti saat ini. "Lulus dari sekolah, dari perkuliahan, adalah buah dari kerja keras bertahun-tahun. Jadi nikmati acara ini, kalian berhak mendapatkannya. Selamat untuk kalian," ungkap Michelle, Minggu (7/6).

Pesan hangat ini jelas memberikan dampak berbeda bagi setiap lulusan. Sebab kelulusan mereka acap kali menuai kritikan sebab dianggap "tak adil" lantaran banyak komponen pendidikan yang ditiadakan karena pandemi virus Corona.


Tak hanya itu, Michelle pun turut menyinggung soal pentingnya menata hidup sebaik-baiknya, sebab kelulusan bukanlah akhir namun garis awal untuk memulai petualangan yang lebih panjang. Termasuk diantaranya untuk menentukan ke arah mana dunia akan bergerak, termasuk dari segi memperlakukan setiap ras yang ada.

Pesan Michelle ini tak lepas dari demonstrasi besar-besaran yang tengah terjadi di AS menyusul meninggalnya warga sipil asal Minneapolis, George Floyd (46) akibat tindak rasisme dari seorang eks polisi setempat. Michelle mengapresiasi tiap amarah yang muncul atas kejadian tersebut, namun mantan First Lady AS itu meminta setiap orang untuk menggunakannya sebagai "bahan bakar" bergerak ke arah yang lebih baik.

"Untuk setiap orang yang merasa tidak dipandang, pahamilah ceritamu itu penting. Gagasanmu, pengalamanmu, pandanganmu, semua penting," tutur Michelle. "Amarahmu, itu juga penting. Namun tinggalkan amarah itu, karena hanya akan menghancurkanmu dari dalam."

Michelle pun mendorong mereka untuk menggunakan hak konstitusional mereka untuk membentuk AS yang lebih baik. "Kalau kalian sekarang bersuara lewat tagar, itu penting, tapi itu hanya permulaan. Melangkahlah lebih jauh!" ujarnya.

"Gunakan hakmu di setiap pemilihan yang ada," imbuh Michelle. "Begitulah cara terbaik untuk membentuk generasi baru yang lebih baik. Walau harus melalui banyak rintangan, arahkan semangatmu itu ke demokrasi yang dirancang untuk mendengarkan semua pihak."

Sebagai pemungkas, Michelle pun kembali mengingatkan pentingnya untuk berpartisipasi dalam pemilihan. "(Ikut memilih) tak hanya membuatmu menjadi generasi yang lebih baik dari sebelumnya, tetapi juga akan membentuk generasi lebih baik selanjutnya," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts