Dihantam Corona, Dunia Jatuh ke Resesi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia II
Dunia

Wabah virus Corona disebut-sebut berpotensi menyebabkan dunia mengalami resesi perekonomian terburuk sejak PD II pada 1940 silam. Bahkan negara maju pun disebut akan merasakan dampaknya.

WowKeren - Pandemi virus Corona diketahui tak hanya berdampak luar biasa pada sektor kesehatan tetapi juga aspek perekonomian. Seperti diketahui banyak negara yang sudah mulai dilanda kekhawatiran akan jatuh bangkrut alias mengalami resesi parah akibat wabah COVID-19.

Dan ternyata tak hanya menyasar ke negara tertentu, potensi resesi ini dihadapi secara global. Seperti diungkap oleh Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi global tahun ini diprediksi minus sampai 5,2 persen.

Tak pelak situasi ini merupakan yang terburuk selama 80 tahun terakhir atau sejak Perang Dunia II pada 1940 silam. Dan walaupun beberapa negara sudah mulai membuka kembali aktivitas perekonomiannya, Bank Dunia memprediksi resesi akan tetap terjadi.

Ramalan mengerikan Bank Dunia tak berhenti sampai di situ. Bank Dunia bahkan menilai upaya setiap negara untuk mengeluarkan dukungan kebijakan fiskal dan moneter yang "cukup gila" tak bisa mengatasi krisis yang terjadi.


Mari ambil contoh dari dalam Indonesia sendiri. Diketahui pemerintah memberikan berbagai paket stimulus untuk bisa mengatasi krisis ekonomi yang terjadi, mulai dari pemberian bantuan sosial sampai pemangkasan pajak.

Namun seluruh bantuan ini, imbuh Bank Dunia, rasanya tak terlalu berarti. Bank Dunia menyebut ekonomi negara maju, seperti Amerika Serikat dan Eropa misalnya diproyeksi menyusut 7 persen.

Sedangkan Tiongkok, sebagai negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia, disebut-sebut hanya akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebanyak 1 persen. Memang masih ada pertumbuhan, jauh lebih baik ketimbang resesi, namun tak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang sampai 6,1 persen.

Resesi ini pun diramalkan akan berjalan lebih lama lagi apabila pengendalian pandemi COVID-19 ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan. Dan mirisnya sampai saat ini belum ada kejelasan kapan pandemi Corona akan berakhir karena nyatanya penelitian untuk mendapatkan vaksin penangkalnya saja seperti "berjalan di tempat".

Di sisi lain, Kuartal II 2020 diprediksi akan menjadi mimpi buruk bagi negara-negara barat. Sedangkan kawasan Asia sudah terlebih dahulu merasakan dampaknya sejak awal tahun ini. Sementara negara-negara berkembang diprediksi akan mengalami kontraksi perekonomian paling hebat karena bergantung pada stabilitas pasar keuangan dan komoditas dunia.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait