Menggelar resepsi pernikahan di era new normal tentu berbeda dengan sebelumnya. Selain menerapkan protokol kesehatan, ada beberapa tips yang harus diperhatikan untuk meminimalisir penyebaran virus Corona saat menggelar resepsi pernikahan.
- Eva Lestari
- Selasa, 16 Juni 2020 - 19:16 WIB
WowKeren - Saat ini Pemerintah Indonesia tengah memperkenalkan era new normal secara perlahan ke masyarakat. Sesuai dengan namanya, new normal merupakan fase di mana aktivitas publik kembali dilakukan secara normal dengan protokol kesehatan tertentu demi mencegah penyebarluasan virus Corona.
Sejumlah kegiatan publik pun diizinkan, termasuk pengadaan resepsi pernikahan yang sebelumnya dilarang keras. Meski demikian, pihak penyelenggara harus menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.
Namun apabila ditemukan penyelewengan, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk membubarkan acara resepsi. Hal ini tertuang dalam Keputusan Mendagri (Kepmendagri) Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru.
Nah, bagi Anda yang berencana menggelar pesta pernikahan dalam waktu dekat di era new normal, sebaiknya simak artikel berikut ini. Sebab tim WowKeren telah merangkum beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar resepsi pernikahan bisa berjalan lancar, aman dan nyaman.
(wk/eval)1. Wajibkan Panitia dan Tamu Undangan Untuk Mematuhi Protokol Kesehatan COVID-19
Tips pertama yang harus Anda lakukan adalah mewajibkan panitia dan tamu undangan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Di antaranya adalah menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh wajah saat tangan kotor, menerapkan etika bersin dan batuk, menggunakan masker hingga menjaga jarak.
Anda bisa menegaskan hal ini melalui undangan fisik maupun online yang Anda berikan pada para tamu. Sedangkan pada panitia, usahakan untuk melakukan pengarahan dengan sebaik mungkin agar mereka selalu mematuhi protokol kesehatan tersebut. Selain itu, Anda juga harus menyediakan masker cadangan untuk panitia atau tamu undangan yang membutuhkannya.
2. Pilih Lokasi Resepsi di Tempat Terbuka
Tips berikutnya yang penting untuk diperhatikan adalah soal lokasi resepsi. Alih-alih menggelarnya di dalam ruangan tertutup, sebaiknya pilih tempat terbuka saja. Ruang terbuka akan memberikan kesan lega dan luas sehingga memudahkan para tamu untuk menjaga jarak dengan satu sama lain dan meminimalisir penyebaran virus Corona.
Selain itu, pengaturan meja dan kursi juga penting diperhatikan. Untuk menghindari penumpukan tamu undangan, sebaiknya gunakan meja yang lebih besar dan letakkan berjauhan. Misalnya Anda dapat menggunakan meja berkapasitas 10 orang yang hanya boleh ditempati oleh lima orang saja. Kalau perlu, berikan tanda antara kursi dan meja yang tidak boleh dilewati atau dilanggar para tamu agar mereka bisa selalu menjaga jarak.
3. Batasi Jumlah Undangan dan Atur Sesi Kehadiran Tamu
Membatasi jumlah tamu undangan juga penting untuk dilakukan demi meminimalisir penyebaran virus Corona saat menggelar resepsi pernikahan. Untuk akad nikah dan pemberkatan, diberi pembatasan sebesar 20 persen dengan jumlah maksimal 30 orang dari kapasitas tempat. Sedangkan untuk resepsi pernikahan, sebaiknya hanya diisi 50 persen dari kapasitas tempat agar setiap individu bisa selalu menjaga jarak.
Selain itu, sebaiknya atur sesi kehadiran tamu dengan sebaik mungkin demi mencegah penumpukan tamu undangan. Misalnya sesi pagi khususkan untuk keluarga dari pengantin pria, sesi siang untuk tamu dari keluarga pengantin wanita dan sesi malam khusus untuk teman-teman kedua mempelai.
4. Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh dan Sediakan Sarana Cuci Tangan
Pertemuan individu di ruang publik diatur dengan ketat dan setiap kita harus tunduk dengan peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu sebaiknya sediakan alat pemeriksaan suhu tubuh untuk memeriksa para tamu, panitia maupun keluarga sebelum mereka memasuki area resepsi. Jika ada tamu yang suhu tubuhnya di atas rata-rata, sebaiknya minta mereka dengan baik-baik untuk meninggalkan lokasi pernikahan.
Anda juga harus menyediakan beberapa sarana cuci tangan yang terdiri dari sabun dan air mengalir. Imbau para tamu, panitia dan keluarga besar untuk mencuci tangannya dengan baik sebelum dan setelah berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, Anda juga bisa menyediakan hand sanitizer di beberapa sudut yang strategis. Jangan lupa juga untuk mengatur jarak antrian agar tidak sampai terjadi kerumunan.
5. Atur Cara Penyajian Makanan dengan Sebaik Mungkin
Resepsi pernikahan tidak akan lengkap tanpa sesi bersantap. Oleh karena itu, penting untuk mengatur cara penyajian makanan dengan sebaik mungkin demi meminimalisir penyebaran virus Corona.
Jika Anda menggunakan konsep prasmanan, pastikan agar setiap hidangan dijaga oleh satu petugas serta wajibkan mereka untuk menggunakan masker dan sarung tangan. Sedangkan jika memasak sendiri, Anda bisa menggunakan menu rantangan yang dikhususkan bagi setiap tamu, sehingga dapat meminimalisir penggunaan alat makan untuk banyak orang.
6. Salam Namaste dan Ganti Amplop dengan Pengiriman Uang Non-Tunai
Dalam suatu acara pernikahan biasanya kita akan melakukan salaman, cipika-cipiki atau bahkan berpelukan. Tapi di tengah Pandemi Corona, sebaiknya tiadakan dulu tradisi semacam ini. Sebagai gantinya, Anda bisa mengajak para tamu undangan untuk menggunakan salam namaste (dengan mengatupkan kedua tangan di depan dada). Dengan begitu, salam akan tetap tersampaikan dengan baik dan penyebarluasan virus Corona bisa diminimalisir.
Selain itu jika memungkinkan, hapus tradisi memberi amplop berisi uang tunai, karena uang tunai merupakan salah satu benda yang rentan ditempeli virus Corona. Sebagai gantinya, sediakan teknologi scan barcode di lokasi resepsi agar para tamu dapat melakukan pengiriman uang elektronik dengan mudah.
7. Lakukan Penyemprotan Disifenktan di Lokasi Resepsi Secara Berkala
Disinfektan merupakan salah satu bahan kimia yang dapat digunakan untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme (virus, bakteri, kuman dan jamur) yang menempel pada permukaan benda mati. Oleh karena itulah di bi berbagai wilayah penyemprotan disinfektan dilakukan secara rutin dan berkala demi meminimalisir penyebarluasan virus Corona.
Untuk itu, tak ada salahnya untuk menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa sudut di lokasi resepsi pernikahan. Seperti di kursi tamu, area cuci tangan, pelaminan dan sebagainya. Tapi ingat, jangan menyemprotkan cairan ini pada area yang penuh dengan makanan dan jangan lakukan penyemprotan saat sedang ramai tamu undangan ya, karena bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman.
8. Gelar Secara Virtual Saja
Jika Anda ingin menggelar resepsi pernikahan namun benar-benar tak ingin berinteraksi dengan orang lain selama Pandemi Corona, maka tak ada salahnya untuk membuatnya serba virtual. Anda bisa melakukan siaran langsung untuk berkomunikasi dengan teman maupun keluarga besar. Anda juga bisa melakukan salaman, cipika-cipiki dan berpelukan secara virtual untuk menghindari interaksi langsung.
Dengan begitu, Anda bisa menghindari berbagai adegan dramatis seperti hadirnya mantan di acara resepsi sekaligus menghemat biaya secara besar-besaran. Yang terpenting adalah Anda dan kekasih sudah menjadi pasangan yang sah secara hukum maupun agama.
Demikian delapan tips menggelar pernikahan di era new normal yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari virus Corona di era new normal. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa benda yang wajib dibawa setiap beraktivitas di luar rumah saat new normal.