NATO Buka Suara Soal Perintah Trump Tarik Pasukan AS di Jerman: Ini Bukan Keputusan Final
Reuters
Dunia

Presiden AS Donald Trump disebut mengambil keputusan ini tanpa membahasnya terlebih dulu dengan Jerman atau NATO. Kongres AS juga belum menerima informasi resmi dari Trump.

WowKeren - Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan bahwa Amerika Serikat akan berkonsultasi dengan pihaknya mengenai keputusan Presiden Donald Trump yang ingin menarik 25 ribu pasukan dari Jerman.

Stoltenberg menegaskan bahwa ia telah berbincang dengan Menteri Keamanan AS, Mark Esper, untuk membahas hal tersebut melalui telepon video pada Rabu (17/6) waktu setempat. "Saya menyambut baik fakta bahwa Menteri Esper dalam pertemuan dengan menteri pertahanan NATO menekankan tak hanya komitmen AS, tapi juga bahwa AS akan berkonsultasi dengan para sekutu," ujar Stoltenberg, sebagaimana dilansir dari CNN pada Kamis (18/6).

Keputusan Trump untuk menarik pasukannya di Jerman ini tak hanya mengejutkan negara-negara Eropa yang tergabung dalam NATO, tapi juga di dalam negeri AS. Trump disebut mengambil keputusan ini tanpa membahasnya terlebih dulu dengan Jerman atau NATO. Kongres AS juga belum menerima informasi resmi dari Trump.

Kini, Stoltenberg menyatakan bahwa berdasarkan komunikasinya dengan Esper, keputusan AS ini sebenarnya belum final. "Belum ada keputusan final mengenai bagaimana dan kapan menerapkan keinginan AS ini," katanya.

Di sisi lain, sebelumnya Trump mengatakan bahwa keinginannya menarik pasukan dari Jerman disebabkan Berlin diduga melakukan penyimpangan dalam kontribusinya untuk NATO karena tak membayar utang selama bertahun-tahun. "Kami mengurangi sekitar 25 ribu tentara di Jerman," kata Trump saat konferensi pers di Gedung Putih.


Trump menyalahkan Jerman karena gagal melakukan pertahanannya sendiri. Presiden berusia 74 tahun tersebut bahkan mengatakan Jerman yang merupakan sekutu lama NATO itu sebagai negara yang jahat. "Kami melindungi Jerman dan mereka jahat. Itu tidak masuk akal," lanjut Trump.

"Selama bertahun-tahun mereka berutang miliaran dolar," ujar Presiden Donald Trump saat diskusi di Gedung Putih. "Kita akan menarik 25 ribu dari 52 ribu pasukan. Kita lihat apa yang terjadi, meskipun Jerman belum tentu akan melakukan pembayaran," lanjut Trump lagi.

Sejak lama, Trump meminta semua anggota NATO, termasuk Jerman, untuk memenuhi kewajiban mereka. Trump mengatakan Jerman berkomitmen untuk mengalokasikan dua persen dari PDB untuk pertahanan di 2024 sesuai dengan kesepakatan semua anggota NATO pada 2014.

"Sampai mereka berkomitmen sesuai kesepakatan, kami akan menarik tentara kami, sebagian prajurit kami," tegas Trump menambahkan.

Trump menuturkan keputusan penarikan pasukan dilakukan untuk menghukum Jerman. Presiden AS ke-45 tersebut mengklaim kehadiran tentara AS sebagai pendorong bagi ekonomi lokal di Jerman.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait