Faktor eksternal penyebab penuaan dini adalah paparan sinar matahari, polusi, asap, juga kelembapan udara disekitar lingkungan kita. Namun beberapa kegiatan sepele ternyata juga bertanggung jawab atas munculnya tanda-tanda penuaan dini.
- Putri Stevania
- Kamis, 18 Juni 2020 - 13:30 WIB
WowKeren - Penuaan dini menjadi sesuatu yang banyak diperhatikan oleh manusia karena tidak hanya mempengaruhi secara fisik namun juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Secara umum, penuaan dini adalah penuaan kulit yang prosesnya jauh lebih cepat dari yang biasanya.
Hal ini sering dijumpai orang-orang yang bisa dibilang masih muda tapi sudah terlihat tua karena timbulnya kerutan-kerutan di wajah. Faktor eksternal penyebab penuaan dini adalah paparan sinar matahari, polusi, asap, juga kelembapan udara disekitar lingkungan kita.
Namun beberapa kegiatan sepele ternyata juga bertanggung jawab atas munculnya tanda-tanda penuaan dini. Kebiasaan ini tak terduga sehingga banyak orang yang terus melakukannya. Apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum 7 hal yang ternyata bisa sebabkan munculnya penuaan dini. Yuk disimak!
(wk/putr)1. Meremehkan Penggunaan Sunscreen
Melewatkan penggunaan sunscreen adalah salah satu faktor paling umum yang menyebabkan penuaan dini pada kulit. Hal ini terjadi karena terpapar sinar UV yang keras dapat merusak kulit dari dalam hingga ke luar. Seperti yang diketahui bahwa sinar ultraviolet (UV) merupakan penyebab eksternal utama terjadinya penuaan.
Jika tidak menggunakan sunscreen sejak dini saat usia memasuki 30-an akan muncul flek-flek hitam pada wajah. Oleh sebab itu, gunakanlah sunscreen saat beraktivitas terutama saat berada di luar ruangan. Menggunakan sunscreen juga dapat mencegah terjadinya kanker kulit akibat sinar UV.
2. Sering Marah-marah
Sering marah-marah sebenarnya paling dekat dengan risiko penyakit jantung koroner, sementara depresi terkait dengan penuaan sel loh. Tak dimungkiri bahwa stres atau kemarahan tak sepenuhnya bisa dihindari, tetapi ketimbang marah dan menyimpan dendam sebaiknya temukan cara-cara positif untuk melepaskan emosi berlebih seperti dengan olahraga, meditasi, dan aktif dalam keterlibatan sosial.
Selain itu, jiwa yang penuh emosi dapat memengaruhi kondisi fisik kalian. Tubuh menahan stres dan trauma dengan rahang yang menjadi kaku, alis berkerut, dan bahu yang merosot. Postur seperti itu dapat memperburuk kondisi fisik kalian.
3. Pola Makan Yang Tidak Sehat
Pola makan seseorang dikatakan buruk apabila asupan sayur dan buahnya kurang. Sayur dan buah menghasilkan antioksidan pada tubuh yang berguna untuk mencegah stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel-sel kulit hingga menyebabkan keriput dan meningkatkan resiko berbagai macam jenis kanker.
Selain itu, lemak trans juga ditemukan di makanan cepat saji, makanan yang digoreng, kalengan. Lemak trans tidak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung, tetapi juga memperkeras arteri atau menyempitkan pembuluh darah yang bisa melemahkan aliran darah ke kulit dan menyebabkan penuaan dini dan kerutan.
4. Tidur Dengan Posisi Yang Salah
Jangan menyepelekan posisi tidur karena dapat memunculkan berbagai masalah kesehatan dan bahkan keriput. Selama tidur kulit akan melakukan regenerasi. Tengkurap dan menempelkan wajah pada bantal saat tidur dapat memicu lipatan di wajah.
Tak hanya itu, kebiasaan tidur dengan posisi menyamping juga enggak baik karena dapat menekan kulit wajah dan membuat wajah tidak simetris. Sehingga posisi tidur yang paling baik untuk mencegah penuaan dini dengan posisi terlentang.
5. Sering Minum Menggunakan Sedotan
Saat membeli minuman di luar, sering kali kita diberi sedotan. Minum dengan sedotan sudah menjadi kebiasaan yang kita temui sehari-hari. Kebiasaan ini ternyata ikut ambil bagian dalam mempercepat proses penuaan loh.
Ketika minum dengan sedotan, mulut akan mengerucut membentuk lipatan untuk menarik air. Lipatan-lipatan tersebut lambat laun akan menjadi keriput di area mulut. Kebiasaan ini juga dapat terlihat pada orang yang memiliki kebiasaan merokok.
6. Sering Sibuk Dengan Ponsel
Sering sibuk bermain ponsel juga akan menimbulkan keriput karena akan menimbulkan kondisi yang disebut smartphone face. Smartphone face merupakan pembentukan kantung leher akibat penggunaan smartphone terus menerus.
Pembentukan kantung leher tidak disebabkan karena radiasi smartphone, namun oleh kebiasaan menunduk saat memainkan smartphone. Kebiasaan ini, dapat menyebabkan otot dan kulit leher melemah dan tidak elastis sehingga timbul kerutan dibagian leher.
7. Terlalu Lama Duduk Dan Membungkuk
Sebuah penelitian American Journal of Epidemiology menemukan bahwa terlalu banyak duduk membuat sel-sel tubuh menua. Para peneliti menemukan bahwa duduk terlalu banyak dan tidak aktif menyebabkan pemendekan sel.
Artinya, orang yang tidak banyak bergerak selama setidaknya 10 jam sehari secara biologis sel-sel tubuhnya lebih tua. Untuk mencegah hal ini, lakukan olahraga dan perbanyak aktivitas fisik seperti berjalan kaki atau memilih naik-turun tangga ketimbang lift, misalnya.
Intip juga yuk beberapa makanan yang bisa kalian konsumsi untuk mencegah timbulnya uban di usia muda dalam artikel berikut. Intip juga beberapa kebiasaan yang bisa sebabkan rambut rontok di sini.