WHO Prioritaskan Beri Vaksin COVID-19 Pada Tiga Kelompok ‘Krusial’ Ini
Dunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan akan memprioritaskan vaksin virus corona (COVID-19) terhadap 3 kelompok yang dinilai sangat krusial ini. Siapa saja?

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) hingga saat ini masih belum ditemukan dan sejumlah negara terus berlomba-lomba melakukan penelitian. Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menargetkan jika ratusan juta dosis vaksin virus corona bisa diproduksi pada akhir 2020 hingga awal tahun 2021.

WHO mengungkapkan saat ini sudah ada lebih dari 200 kandidat vaksin virus corona yang sedang dikembangkan di seluruh dunia. Kabar tersebut semakin menggembirakan setelah 10 vaksin diantaranya telah memasuki tahap uji manusia.

”Jika kita sangat beruntung,” ujar kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan, seperti dilansir Cambridge News, Jumat (19/6). “Maka akan ada satu atau dua kandidat sukses sebelum akhir tahun ini.”

”Kami bekerja pada asumsi bahwa kita mungkin memiliki beberapa ratus juta vaksin pada akhir tahun ini, sangat optimistis,” sambungnya. “Kami berharap di 2020 kita akan memiliki hingga dua miliar dari satu dua, atau tiga vaksin yang efektif agar didistribusi ke seluruh dunia.”

Nantinya jika siap diproduksi, WHO akan memprioritaskan vaksin COVID-19 terhadap kelompok-kelompok yang dinilai krusial dan paling membutuhkannya terlebih dahulu. WHO telah membagi ada tiga kelompok yang berhak mendapat prioritas vaksin virus corona.


Kelompok pertama yang akan diberikan vaksin COVID-19 adalah petugas yang bekerja di garis depan dan mendapat risiko penularan virus corona. Diantaranya adalah petugas medis dan kepolisian.

Kelompok kedua yang dinilai cukup krusial untuk segera mendapat vaksin virus corona adalah orang-orang yang rentan. Orang-orang rentan ini meliputi lansia hingga penderita penyakit diabetes. Seperti yang diketahui, tingkat kematian lansia hingga penderita diabetes yang terkena virus corona sangatlah tinggi.

Selanjutnya kelompok ketiga yang berhak segera mendapatkan vaksin virus corona adalah masyarakat yang tinggal di lokasi padat. WHO mencontohkan jika masyarakat tinggal di lokasi kumuh perkotaan hingga rumah jompo, maka orang tersebut masuk dalam kelompok yang harus segera mendapat vaksin.

Hal tersebut berkaca pada kejadian yang menimpa beberapa negara, contohnya Swedia. Dilaporkan jika banyak korban meninggal akibat virus corona di Swedia terjadi di rumah jompo.

Sementara itu, saat ini salah satu vaksin yang menunjukkan perkembangan signifikan berasal dari perusahaan AS, Arcturus Therapeutics. llmuwan Singapura yang bekerja di perusahaan tersebut menyatakan akan memulai uji coba vaksin COVID-19 ke manusia pada Agustus 2020 setelah respons menjanjikan terlihat pada tikus.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait