Warga Brasil nampak cuek dengan melonjaknya kasus Corona (COVID-19). Padahal di Brasil ada satu juta lebih kasus positif Corona dengan jumlah pertambahan selama 24 jam terakhir mencapai 54 ribu lebih.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Selasa, 23 Juni 2020 - 13:10 WIB
WowKeren - Negara Brasil saat ini memiliki lebih dari satu juta kasus positif Corona (COVID-19). Jumlah kasus Corona di Brasil tersebut berada di posisi tertinggi kedua dunia di bawah Amerika Serikat.
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan masih banyak jumlah kasus di Brasil yang belum terhitung. Dari data yang tercatat 24 jam terakhir, Kementerian Kesehatan Brasil mengungkap ada 21.432 kasus positif Corona dengan jumlah kematian mencapai 654 orang. Sementara itu total penderita COVID-19 di Brasil saat ini 1.106.470 kasus dengan 51.271 kematian.
Walau demikian, warga Brasil nampak santai menghadapi kasus Corona yang semakin melonjak. Pekan lalu, mereka malah memadati pantai Rio de Janeiro tanpa mengenakan masker serta mengabaikan aturan jaga jarak.
Akibat tingginya kasus Corona di Brasil, pejabat kesehatan di Rio de Janeiro memutuskan untuk mengundurkan diri. "Hanya satu yang ingin saya katakan, saya sudah mencoba," kata Kepala Departemen Kesehatan Rio de Janeiro, Fernando Ferry dalam Reuters pada Selasa (24/6) seperti dikutip oleh Kumparan.
Padahal Ferry baru satu bulan menjabat ketika polisi memulai investigasi terhadap Departemen Kesehatan Rio de Janeiro. Hal tersebut menyusul kecurigaan pada level corona negara bagian yang kontras sehingga mempengaruhi pembelian peralatan kesehatan.
Sementara itu, ahli kondisi darurat WHO, Mike Ryan, menyatakan pihaknya melihat kasus baru di Brasil dalam 24 jam terakhir jumlahnya mencapai lebih dari 54 ribu. Ia menambahkan angka tes Corona masih rendah namun sudah menghasilkan rasio kasus baru yang tinggi. "Itu artinya mungkin ada lebih banyak kasus dari yang saat ini dilaporkan," kata Ryan.
Meski kasus Corona di Brasil terus melonjak, pemerintah lokal di Brasil telah melonggarkan pembatasan. Bahkan sejak awal Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyatakan lebih mementingkan stabilitas ekonomi meski dihantam Corona.
(wk/tria)