Nihil Kasus Positif, Kim Jong Un Klaim Korea Utara Sukses Besar Cegah COVID-19
Dunia
Pandemi Virus Corona

Hingga saat ini, Korut sama sekali belum mengonfirmasi adanya infeksi. Namun menkes melaporkan 922 orang yang diperiksa terkait dugaan COVID-19, yang sejauh ini dinyatakan negatif.

WowKeren - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengklaim pemerintahannya telah sukses mencegah masuknya virus corona (COVID-19) dan membuat kondisi negara tetap stabil.

Menurut laporan dari kantor berita KCNA, Kim menyatakan Korut tetap bisa bertahan dari serangan virus yang menginfeksi hampi 11 juta orang tersebut. Padahal, banyak negara di seluruh dunia menghadapi krisis kesehatan karena virus corona.

"Kami telah benar-benar mencegah masuknya virus ganas dan mempertahankan situasi anti-epidemi yang stabil meskipun krisis kesehatan di seluruh dunia, yang merupakan keberhasilan yang bersinar," kata Kim dalam pertemuan politbiro dari Partai Buruh.


Kim menyatakan kepuasan diri atau relaksasi dalam upaya anti-epidemi dan mendesak pemerintahannya untuk mempertahankan kewaspadaan maksimum.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Korut telah membuka kembali sekolah-sekolah. Akan tetapi Korut tetap melarang pertemuan publik dan mewajibkan orang untuk mengenakan masker di tempat-tempat umum sebagai bagian dari tanggapannya terhadap ancaman virus corona.

Hingga saat ini, Korut sama sekali belum mengonfirmasi adanya infeksi. Meski begitu, Kementerian Kesehatan melaporkan terdapat 922 orang yang diperiksa terkait dugaan COVID-19, yang sejauh ini dinyatakan negatif. Ratusan orang yang kebanyakan pengangkut barang di pelabuhan dan perbatasan darat juga secara teratur dikarantina untuk pemantauan.

Sementara itu, pertemuan politbiro yang dihadiri Kim Jong Un juga menyinggung pembangunan Rumah Sakit Umum Pyongyang yang sedang berlangsung di ibu kota. Kim menyatakan puas dengan proyek tersebut dan berterima kasih kepada para pembangun karena membuat kemajuan dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

"Kim Jong Un memastikan langkah-langkah nasional yang kuat telah diambil untuk segera menyelesaikan masalah yang timbul untuk menyelesaikan rumah sakit dengan brilian yang akan memberikan orang-orang dengan layanan medis paling canggih, untuk menjadi standar dunia," demikian tulis KCNA.

Sebagai informasi tambahan, saat ini virus corona telah menginfeksi lebih dari 10.9 juta penduduk di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, 524,188 orang dinyatakan meninggal dunia, dengan 6,152,472 dikonfirmasi sembuh. Sejauh ini, ada 4,315,802 kasus aktif COVID-19 yang tersebar secara global.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts