Baru Sehari Menyesal Hadiri Pesta Saat Pandemi COVID-19, Seorang Pria Meninggal Esok Harinya
SerbaSerbi
Pandemi Virus Corona

Seorang pria asal California, Amerika Serikat meninggal dunia sehari setelah mengunggah kondisinya yang positif COVID-19 serta penyesalannya mengikuti pesta saat pandemi di media sosial.

WowKeren - Seorang pria asal California, Amerika Serikat menggunggah rasa penyesalannya di media sosialnya karena telah ceroboh tetap menghadiri pesta di tengah pandemi corona (COVID-19). Dalam laman Facebook-nya, ia mengaku jika dirinya terinfeksi COVID-19 usai menghadiri pesta tersebut.

Namun hal yang tak terduga terjadi, selang sehari setelah ia memposting pesannya pria itu meninggal dunia akibat COVID-19. Diketahui sebelumnya jika pria yang bernama Thomas Macias ini sangat mematuhi aturan social distancing dan jaga jarak sebelum akhirnya pemerintah setempat melonggarkan lockdown.


Danielle Lopez yang merupakan keponakannya mengatakan jika sang paman mengidap diabetes yang kemungkinan menjadi penyebab COVID-19 yang ia idap menjadi lebih parah. "Karena kebodohan saya, saya membahayakan kesehatan ibu dan saudara perempuan saya. Semoga dengan bantuan Tuhan, saya bisa selamat dari ini (COVID-19)," tulis Macias di akun Facebooknya yang sayangnya meninggal di keesokan harinya.

Dikutip dari NBC News, Lopez menceritakan jika Macias hanya keluar rumah jika diperlukan dari Maret hingga awal Juli. Kala itu ia menjalani karantina yang ketat karena ia mengalami kelebihan berat badan dan diabetes.

Namun sekitar pertengahan Juni, saat gubernur wilayah tersebut melonggarkan pembatasan, Macials menghadiri pesta di Los Angeles. Menurut Lopez, para tamu yang pestanya dihadiri oleh sang paman itu tidak ada yang menggunakan masker.

Hingga akhirnya, Macias memutuskan untuk melakukan tes corona usai rekannya yang datang ke pesta tersebut dinyatakan positif COVID-19. Namun, hingga kini belum jelas apakah tamu lainnya juga dinyatakan positif setelah itu.

Perlu diketahui, jika Macias dinyatakan positif corona pada 18 Juni lalu 2 hari kemudian ia memposting kondisi dan penyesalannya tersebut di Facebook. Sehari setelahnya, ia dinyatakan meninggal dunia.

"Dia berpikir tidak masalah untuk keluar dan akhirnya menghabiskan waktu bersama temannya karena dia pikir baik-baik saja," tutur Lopez. "Tapi sebelum itu ia hanya pergi benar-benar ketika perlu saja."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts