Laudya C. Bella Ngotot Cerai, Eks Istri Emran Tegur Soal 'Memuliakan Suami'?
Instagram
Selebriti
Laudya Cynthia Bella Cerai

Erra Fazira sempat membahas topik soal hubungan istri dan suami. Ia mempertanyakan tentang sejauh mana istri harus memuliakan suami hingga tentang kriteria suami yang layak dimuliakan.

WowKeren - Mantan istri pertama Engku Emran, Erra Fazira, sejauh ini belum bicara soal rumah tangga eks suami dengan Laudya Cynthia Bella. Namun Erra mendadak mengungkit sebuah topik terkait pernikahan.

Di Instagram, Erra membahas topik "Memuliakan Suami". Ia sempat mengajukan pertanyaan terkait hubungan istri dan suami.


"Sejauh mana kita harus tunduk, akur kepada kemauan suami, memuliakan mereka (suami)?" seru Erra. "Apakah ada kriteria suami layak (dimuliakan)?"

Pertanyaan Erra untuk acara "Mingguan Wanita" itu seolah mengingatkan Emran dan Bella soal kiat menjaga keutuhan rumah tangga. Ia agaknya tak ingin Aleesya terus bersedih dan trauma untuk kedua kalinya.

Erra Fazira

Sumber: YouTube

Pasalnya sebelum dengan Bella, rumah tangga Emran dan Erra juga kandas. Cerita soal perceraian, Erra pun menangis. Namun bukan belum move on dari Emran, Erra justru sedih karena berpisah dari Aleesya.

"Saya pendek jodohnya tapi tak apalah itu semua aturan Allah," kata Erra. "Yang sedihnya bila berpisah dengan anak. Saya sedih karena apa yang saya suka Allah ambil, bukan sesuatu yang mudah saya terima, perpisahan dengan anak. Tidak ada ibu yang mau berpisah dari anak. Tapi biarlah kita berkorban, yang penting anak kita bahagia bersama bapaknya. Saya sensitif telinga saya jika orang bercerai, tidak boleh bertemu anak. Sebab saya sudah lalui ketika kecil berpisah pada bapak, karena itu saya tidak mau begitu, anak saya wajib sayang pada kedua orangtuanya. Saya sakit tak apa asal anak saya bahagia. Dan Alhamdulillah anak saya bahagia dan dia dewasa menerima keadaan ini."

Disisi lain, Erra pun pernah merasakan jadi anak korban perceraian. Di masa lalu, artis termahal Malaysia itu juga dibesarkan oleh sang ibu tanpa kehadiran ayah tercinta.

"Saya dibesarkan tanpa mengenal ayah, who is my father, i dont know, orang dulu perceraiannya gaduh (ribut), pisah tak boleh tegur," kata Erra. "Kita dilarang bertemu jadi saya kurang sentuhan dekat dengan bapak saya sendiri. Sehingga bapak saya meninggal umur 8 tahun, saya baru tahu, 'Oh itu bapak (ayah). Ibu saya juga sibuk bekerja karena beliau anak sulung jadi saya banyak dibesarkan oleh nenek saya (dari bayi), saya dibesarkan sebagai anak tunggal. Saya agak kasar orangnya, tapi tegar."

Tak heran jika Erra tetap menjadi sosok yang tangguh meski menjanda dua kali. Ia menilai segala kejadian adalah pengalaman hidup yang berharga.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts