Arab Ungkap Misi Penuh Sejarah Ke Mars Terpaksa Ditunda, Kenapa?
Twitter/HopeMarsMission
Dunia

Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan jika misi bersejarah negaranya untuk ke Planet Mars terpaksa harus ditunda. Ternyata, permasalahan ini jadi batu sandungannya.

WowKeren - Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan jika negaranya terpaksa harus menunda misi paling bersejarah untuk ke Mars. Akibat ditunda, mimpi UEA untuk menjadi negara Arab pertama dalam sejarah yang bisa mencapai Mars terpaksa padam sementara.

UEA dalam misi ini rencananya akan meluncurkan Roket H-2A yang membawa satelit Hope menuju Mars. Misi peluncuran roket tersebut telah dijadwalkan akan lepas landas dari Tanegashima Space Center, Jepang pada Selasa (15/7) waktu setempat.

Dilansir Space, misi tersebut terpaksa gagal akibat adanya cuaca buruk. Meski demikian, UEA rupanya tidak menyerah untuk merealisasikan mimpi mereka dan telah menyiapkan rencana lainnya. Roket itu telah dijadwalkan lagi akan diluncurkan pada Kamis (16/7) pukul 16.34 waktu setempat.

UEA sendiri telah mengeluarkan uang sebesar USD 200 juta untuk mencapai mimpi mereka dalam misi yang dinamakan Emirates Mars Mission ini. Selain memandang Emirates Mars Mission sebagai misi bersejarah, misi itu juga sebagai pembuktian langkah ambisius UEA sebagai negara Arab pertama yang bisa mencapai antarplanet.


Misi bersejarah UEA ini berkolaborasi dengan pakar Amerika Serikat (AS), dimana kebanyakan proses produksi wahananya itu berlangsung di Laboratory for Atmospheric and Space Physics (LASP), University of Colorado. Meski demikian, banyak pekerjaan juga dilakukan di Mohammed Bin Rashid Space Centre (MBRSC), Dubai.

Jika roket berhasil diluncurkan, maka satelit Hope akan menghabiskan waktu sekitar 7 bulan untuk mencapai Mars. Diprediksi, Hope akan mendarat di Mars pada awal tahun 2021 mendatang.

UEA menjelaskan fungsi Hope yang akan mengorbit Planet Merah tersebut selama satu tahun Mars. Sebagai informasi, satu tahun Mars itu setara dengan dua tahun di Bumi.

Dalam periode tersebut, Hope akan mempelajari atmosfer, cuaca dan iklim di Mars. UEA berharap penelitian tersebut dapat menjadi bekal ilmu terkait planet tersebut. Diantaranya bisa menjawab mengapa Mars bisa kehilangan banyak udara dan air.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts