Vaksin penangkal virus Corona diperkirakan siap edar pada 2021 atau 2022 mendatang. Namun kemudian timbul pertanyaan, apakah penting bagi orang dewasa untuk ikut divaksin?
- Elvariza Opita
- Jumat, 17 Juli 2020 - 15:07 WIB
WowKeren - Pemberian vaksin penangkal virus Corona diklaim menjadi satu-satunya solusi paling mujarab terhadap wabah COVID-19. Namun seperti diketahui, hingga kini belum ada vaksin antivirus Corona yang berhasil diproduksi.
Indonesia sendiri awalnya menarget bisa memproduksi vaksin pada 2021. Namun, seperti diungkap oleh Direktur Utama BUMN Bio Farma, Honesti Basyir, vaksin lokal asli buatan Indonesia yang mereka kembangkan perkiraan baru siap edar pada 2022 mendatang.
Lantas, yang ikut menjadi pertanyaan, siapa saja yang perlu mendapat vaksin? Apakah orang dewasa juga perlu diberi vaksin antivirus Corona?
Disampaikan oleh Head of Medical and Training ZAP Clinic, Dr Dara Ayuningtyas, menyebut vaksin untuk orang dewasa sifatnya hanya sebagai tambahan pembentukan antibodi. Dengan kata lain vaksin untuk orang dewasa bukanlah kewajiban.
Kendati demikian, ada beberapa vaksin yang sebaiknya tetap diterima meski seseorang sudah dewasa. Vaksin ini menjadi penting karena penyakitnya kerap dianggap remeh atau gejalanya tidak familiar.
"Vaksin dewasa, sebenarnya ada 13 jenis yang bukan diwajibkan tapi dianjurkan untuk membentuk antibodi. Semuanya memiliki rentang waktu," kata Dara, seperti dilansir dari Beautynesia, Jumat (17/7). "Namun penting untuk vaksin influenza, meningitis dan pneumokokus karena ketiganya merupakan penyakit serius yang sering diabaikan karena terlihat remeh atau gejalanya tidak cukup familiar."
Dara memang tak menyebutkan secara rinci perihal pemberian antivirus Corona. Namun menurutnya pemberian vaksin di usia dewasa dapat memicu tubuh untuk membentuk antibodi yang tentu saja bagus bagi kesehatan individu tersebut, terlepas dari orang dewasa tidak wajib mendapat vaksin.
Dara sendiri menyebut saat ini tren vaksinasi untuk orang dewasa juga sudah menjadi hal yang biasa di tengah pandemi COVID-19. Seperti banyaknya orang yang berkunjung ke klinik untuk divaksin Flu Shot, vitamin C, maupun booster daya tahan tubuh lain.
Di sisi lain, Dirut Bio Farma, Honesti Basyir menyatakan vaksin yang tengah dikembangkan akan memasuki uji pra klinis pada kuartal kedua 2021 dan uji klinis pada kuartal ketiga. "Apabila hasil uji klinis bagus, vaksinnya akan tersedia untuk masyarakat pada kuartal pertama 2022 atau pertengahan 2022," kata Honesti, Kamis (16/7).
(wk/elva)