Presiden Brasil Jair Bolsonaro Tetap Temui Pendukung Meski Positif Terinfeksi COVID-19
Getty Images
Dunia

Dalam momen tersebut, Bolsonaro didampingi oleh sejumlah ajudan yang masih berani berdekatan dengannya. Bolsonaro juga tampak melepas masker saat bicara dengan ajudannya.

WowKeren - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang positif terpapar virus corona (COVID-19) dilaporkan sempat keluar dari rumah dinas untuk menemui para pendukungnya. Padahal, ia sedang dalam masa isolasi demi mencegah penularan.

Dilansir CNN pada Senin (20/7), peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (19/7) waktu setempat di ibu kota Brasilia. Bolsonaro terlihat berjalan-jalan di taman istana kepresidenan pada sore hari waktu setempat.

Presiden yang kerap dijuluki sebagai Donald Trump versi Brasil tersebut kedapatan sempat menemui para pendukungnya. Namun, mereka hanya melihat dari kejauhan karena taman itu dipisahkan oleh sebuah kanal kecil. Saat itu Bolsonaro didampingi oleh sejumlah ajudan yang masih berani berdekatan dengan sang Presiden.

"Terima kasih atas kepercayaan kalian. Saya ingin pemerintahan ini milik semua," kata Bolsonaro. Ia juga nampak beberapa kali menurunkan masker ketika berbicara dengan para staf dan ajudan yang mendampinginya.

Disebutkan pula bahwa saat itu Bolsonaro terlihat membawa sebuah kotak yang diperkirakan berisi obat. Sejak dinyatakan tertular COVID-19, Bolsonaro mengunggah video melalui media sosial yang memperlihatkan dia sedang meminum obat hidroksiklorokuin yang biasa digunakan untuk mengobati malaria.


Padahal, para ahli penyakit menular di Brasil sudah melarang para dokter untuk menggunakan obat itu untuk mengobati pasien COVID-19.

Sementara itu, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyatakan dia positif tertular virus corona dalam siaran langsung televisi pada 6 Juli lalu. Kala itu, Bolsonaro menjalani pemeriksaan COVID-19 setelah media setempat melaporkan bahwa sang Presiden mengalami gejala-gejala yang diasosiasikan dengan infeksi corona, seperti demam hingga 38 derajat Celcius.

Pemeriksaan dilakukan setelah sejumlah foto yang dirilis kantor kepresidenan Brasil menunjukkan Bolsonaro menggelar jamuan makan siang bersama dengan duta besar Amerika Serikat dan beberapa menteri tanpa menggunakan masker. Jamuan makan siang itu digelar untuk merayakan hari kemerdekaan AS pada 4 Juli.

Bolsonaro kemudian melakukan tes lagi pada 14 Juli karena merasa telah sehat, namun ia masih dinyatakan positif.

Selama ini Bolsonaro sendiri dikenal selalu meremehkan dampak virus corona meski Brasil menjadi negara kedua dengan jumlah kasus infeksi tertinggi di dunia. Di awal penyebaran corona di Brasil, ia menganggap virus COVID-19 sebagai "flu biasa". Bolsonaro bahkan ikut berdemo menentang kebijakan pemerintah negara bagian yang menerapkan penguncian atau karantina wilayah demi menekan angka penularan.

Bukan hanya itu, Bolsonaro juga kerap melanggar pendoman pemakaian masker di ruang publik, termasuk tidak menerapkan jaga jarak sosial seperti berjabat tangan, menggelar pesta, dan lain sebagainya. Padahal hakim sudah memerintahkannya untuk mengenakan masker pada akhir Juni lalu.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait