Luhut Klaim Indonesia Lebih Baik Tangani Corona Dibanding Beberapa Negara Lain, Ini Alasannya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, juga mengingatkan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas, seperti menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

WowKeren - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, ditunjuk menjadi salah satu Wakil Ketua I Komite Kebijakan dalam Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Diketahui, komite ini baru saja dibentuk Presiden Joko Widodo dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketuanya.

Menurut Luhut, pemerintah fokus melakukan penanganan pandemi corona sekaligus pemulihan kondisi ekonomi yang tengah terpuruk dengan pembentukan tim ini. "Presiden sudah umumkan kemarin, kami sudah dipanggil dilakukan secara terpadu. Jadi penanganan Covid-19 dengan ekonomi, jadi itu akan berseiring," terang Luhut di Cilacap pada Selasa (21/7) hari ini.

Luhut lantas mengingatkan masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Beberapa cara sederhana di antaranya adalah dengan menggunakan masker saat di luar rumah, rajin mencuci tangan, hingga menjaga jarak.

"Tapi jangan lebay juga," kata Luhut. "Jangan juga terlalu aneh- aneh."


Adapun penanganan COVID-19 di Indonesia saat ini dinilai Luhut jauh lebih baik dibandingan sejumlah negara lain. "Indonesia menurut hemat saya posisinya masih cukup bagus dibandingkan beberapa negara lain," tutur Luhut.

Pasalnya, tutur Luhut, penanganan COVID-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia telah mempertimbangkan berbagai faktor, terutama faktor geografis. Oleh sebab itu, Indonesia dinilai bisa menangani pandemi corona secara lebih baik dibanding negara lain.

"Setiap negara memiliki taktik masing-masing, karena tidak sama," pungkas Luhut. "Karena kita negara kepulauan, kita tentu perlu caranya sendiri juga untuk mengatasi."

Di sisi lain, Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa komite ini dibentuk dalam rangka menyiapkan, serta memastikan program dan kebijakan dapat berjalan dengan lancar. "Seluruh Program dan Kebijakan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, harus dilakukan secara terstruktur, terkoordinasi, dan terintegrasi ke dalam satu kelembagaan," jelas Airlangga dalam keterangan tertulisnya.

Airlangga menilai bahwa ketidakpastikan masih akan membayangi perekonomian global maupun nasional hingga vaksin corona ditemukan dan didistribusikan. Oleh sebab itu, perumusan kebijakan untuk memulihkan perekonomian harus terkoordinasi dengan baik.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts