Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan jika dunia akan bisa mengurangi penyebaran COVID-19 dengan protokol kesehatan ketat.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 28 Juli 2020 - 16:01 WIB
WowKeren - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut jika larangan untuk perjalanan internasional tidak bisa berlangsung selamanya. Negara-negara, dikatakan WHO, harus berbuat lebih untuk bisa menekan penyebaran kasus COVID-19 di negaranya.
Namun, bukan dengan membatasi transportasi keluar-masuk antar negaranya. Seperti diketahui, pandemi COVID-19 membuat negara-negara di dunia memberlakukan kembali pembatasan perjalanan selama beberapa hari terakhir.
Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan jika dunia akan bisa mengurangi penyebaran COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari memakai masker hingga menghindari keramaian. Ia yakin jika langkah ini dilakukan dengan baik maka bukan tidak mungkin jumlah kasus akan turun.
"Di mana langkah-langkah ini diikuti, kasus turun. Di mana tidak, kasus naik," kata dia seperti dilansir dari Aljazeera, Selasa (28/7). Ia pun memuji Kanada, Tiongkok, dan Korea Selatan yang dinilai mampu mengendalikan wabah.
Sementara itu, Kepala Program Kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan jika larangan perjalanan tidak bisa dilakukan secara terus-menerus. Sebab, negara tidak bisa hidup sendiri melainkan sangat butuh untuk menjalin kerja sama dengan negara lainnya demi keberlangsungan hidup rakyatnya, terutama dalam bidang ekonomi.
"Akan hampir mustahil bagi masing-masing negara untuk menutup perbatasan mereka untuk masa mendatang," ujar Ryan. "Perekonomian harus dibuka, orang harus bekerja, perdagangan harus dilanjutkan."
Lebih jauh, Tedros juga mengatakan jika komite darurat badan kesehatan PBB akan bersidang untuk memeriksa kembali deklarasi bahwa wabah COVID-19 merupakan darurat kesehatan yang menjadi perhatian internasional. Deklarasi PHEIC harus dievaluasi setiap 6 bulan sekali.
Sementara itu, WHO telah dihujani kritik dari sejumlah pihak terkait bagaimana respons badan dunia ini dalam menyikapi pandemi COVID-19. Beberapa tuduhan itu mengatakan bahwa WHO bertindak terlalu lambat.
"Selama enam bulan terakhir, WHO telah bekerja tanpa lelah untuk mendukung negara-negara mempersiapkan dan menangani virus ini," bantah WHO. "Saya sangat bangga dengan organisasi kami, WHO, dan orang-orangnya yang luar biasa dan upaya mereka."
(wk/zodi)