Seorang bayi yang baru lahir di Swedia dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Kasus pertama COVID-19 pada bayi yang lahir ini diduga karena tertular sang ibu saat berada di dalam kandungan.
- Nidya Putri
- Rabu, 19 Agustus 2020 - 13:31 WIB
WowKeren - Seorang bayi yang baru lahir di Swedia dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Bayi ini diduga terinfeksi saat berada di dalam rahim sang ibu menurut jurnal medis Swedia Dagens Medicin.
Peristiwa ini lantas menjadikannya kasus infeksi pertama di negara itu yang menimpa bayi baru lahir. Saat ini, bayi tersebut telah dirawat di Rumah Sakit Universitas Skane di Kota Malmo, Swedia Selatan.
Kepala bedah anak dan perawatan neonatal di rumah sakit tersebut, Elisabeth Olhager, mengatakan kepada Dagens Medicin bahwa bayi tersebut kemungkinan besar terinfeksi selama dalam kandungan. Sang ibu dipastikan terinfeksi sebelum melahirkan, papar Dagens Medicin, namun bayi itu tidak menunjukkan gejala yang khas ditemukan pada anak kecil yang terinfeksi COVID-19, seperti batuk, demam, atau kelelahan.
Olhager mengatakan kepada Dagens Medicin bahwa tidak ada perubahan prosedur yang perlu dilakukan di rumah sakit, meski penyakit tersebut diduga ditularkan dari ibu ke bayi. "Ada lebih banyak persalinan dalam jumlah yang signifikan di wilayah Stockholm dan tempat lainnya yang melaporkan sang ibu terinfeksi, namun tidak terjadi penularan semacam ini, sejauh yang saya tahu," ujarnya. "Jadi, menurut saya kami tidak perlu melakukan perubahan apa pun hanya karena satu kasus."
Kasus semacam ini juga jarang terjadi dalam konteks internasional karena hanya ada segelintir kasus di mana bayi dilaporkan terinfeksi COVID-19 saat dalam kandungan. Sementara itu, menurut penelitian di Inggris berdasarkan jurnal medis Lancet Child & Adolescent Health pada Juli yang mengikuti perkembangan 116 wanita hamil yang terdiagnosis COVID-19 dan tidak seorang pun di antara mereka yang menularkan penyakit itu kepada bayinya selama mengandung.
Hingga kini, total kasus COVID-19 di seluruh dunia telah menembus angka lebih dari 22,3 juta. Dengan jumlah kematian sebanyak 784.380 dan yang sembuh ada lebih dari 15 juta. Sedangkan di Swedia sendiri telah mencatat lebih dari 85 ribu kasus COVID-19 dengan pasien sembuh 5.790 orang.
(wk/nidy)