Karpet Masjidil Haram Dipasang Lagi, Pertanda Bakal Dibuka Untuk Umum?
Dunia

Masjidil Haram kembali memasang karpetnya usai ditutupnya masjid terbesar di dunia tersebut pada bulan Maret lalu. Hal ini menimbulkan spekulasi masjid akan kembali dibuka untuk umum dalam waktu dekat.

WowKeren - Masjidil Haram kembali memasang karpetnya. Hal ini merupakan yang pertama kalinya terjadi usai masjid terbesar di dunia tersebut tutup sejak Maret lalu akibat pandemi COVID-19.

Pemasangan kembali karpet di masjid yang berlokasi di Makkah, Arab Saudi, ini memicu harapan tentang akan dibukanya kembali tempat ibadah tawaf, umrah, dan haji, tersebut untuk umum. Adapun jumlah karpet yang dipasang kembali sebanyak 9.000 rol.

Dilansir situs Presidensi, Dua Masjid Suci pimpinan Syeikh Sudais, karpet dipasang di bagian Mataf (tempat Tawaf: mengelilingi Ka’bah tujuh putaran), lantai dasar, dan lantai pertama di bagian perluasan masjid Raja Fahd. Mereka menyebutkan bahwa pemasangan karpet adalah kebiasaan tahunan di awal bulan Muharam.


“Seperti pada kebiasaan tahunan di awal bulan Muharam, Presidensi melengkapi (karpet) kembali seluruh bagian Masjidil Haram, dengan mempertimbangkan prosedur kesehatan dan pencegahan (penularan penyakit) tertinggi,” demikian yang tertulis pada situs tersebut.

Meski tak menyebut kapan Masjidil Haram akan dibuka kembali untuk umat muslim, mereka menuliskan bahwa dalam pemasangan karpet itu menempatkan jarak dua meter antar jemaah peserta salat wajib. Selain itu, mereka juga menyebutkan adanya operasi sterilisasi dan purifikasi Masjidil Haram terus berlanjut selama 24 jam setiap hari.

Sementara utu, Haramain Shirafain yang biasa menginformasikan kegiatan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, turut mengunggah suasana Mataf yang telah dipasangi karpet dan menulis “persiapan sedang dilakukan untuk menyambut jemaah segera”. Informasi tersebut lantas menimbulkan harapan akan dibukanya kembali Masjidil Haram untuk salat dan umrah.

Sebelumnya diketahui, Arab Saudi telah sukses menggelar ibadah haji terbatas 2020 di tengah pandemi COVID-19 dan mendapat pujian dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Bahkan kabarnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan mengevaluasi pelaksanaan Haji 2020 untuk memulai persiapan umrah.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait