Bawa Batita Tanpa Masker, Satu Keluarga 'Ditendang' Dari Pesawat
Shutterstock
Dunia

Sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan 6 orang anaknya meluapkan kekesalannya yang 'ditendang' oleh salah satu maskapai penerbangan di Amerika Serikat, lantaran anaknya yang berusia 2 tahun tak menggunakan masker.

WowKeren - Satu keluarga yang berasal Orlando, Amerika Serikat, harus menelan kekecewaannya lantaran gagal terbang ke Newark lantaran ditendang oleh pihak maskapai. Diketahui, penyebab peristiwa ini terjadi karena putrinya yang berusia 2 tahun tak mau memakai masker.

Keluarga tersebut terdiri dari seorang ibu bersama 6 orang anaknya. Chaya Bruck, sang ibu, mendokumentasikan kisah yang dialaminya dalam penerbangan dari Orlando ke Newark dan diunggah ke Facebook.

Video tersebut pun menjadi viral di media sosial. Dalam unggahannya, Bruck juga mengungkapkan kekecewaan. "Shame on you, JetBlue, yang telah melecehkan saya dan menolak saya dan keenam anak saya," tulisnya dilansir New York Post.

Bruck mengakui anaknya yang berusia 2 tahun menolak memakai masker. Tapi kemudian respons kru kabin JetBlue membuatnya jengkel. Perempuan 39 tahun itu menilai awak pesawat maskapai itu "hanyalah pengganggu" yang memperlakukan dia dan keluarganya dengan tidak manusiawi.

Apalagi, perempuan itu merujuk kebijakan tertulis JetBlue di situs yang menyatakan bahwa "anak-anak kecil yang tidak memakai masker dibebaskan". Dalam unggahannya di Facebook, Bruck menyebut maskapai juga mengumumkan melalui pengeras suara di pesawat bahwa anak-anak yang tidak dapat memakai masker diizinkan untuk tidak memakainya.

Dalam video yang sempat diungahnya di Facebook tersebut, terlihat penumpang lain dengan cepat membelanya setelah dia diminta keluar dari pesawat. "Apa kau sadar dia berumur 2 tahun?" Bruck terdengar mengatakan sekitar satu menit dalam video.


"Ya," jawab seorang anggota kru. "Dan menurut saya ... Itu bukan sesuatu yang bisa kita izinkan." "Haruskah saya mengikat tangannya? Apa yang harus saya lakukan?" Bruck bertanya. "Haruskah aku memegang tangannya?"

Adu mulut pun terus berlanjut. "Kalian harus turun dari pesawat," kata anggota kru itu. Namun, Bruck menolak "Tidak. Aku tidak akan turun dari pesawat. Aku bisa mencoba yang terbaik."

Ia kemudian bertanya kepada kru kabin apakah menjadi masalah jika anak tersebut memiliki dot di mulutnya. Pertanyaan itu tak dijawab. Kru kabin Jet Blue bersikukuh meminta Bruck dan anak-anaknya untuk meninggalkan pesawat.

Tindakan kru kabin itu sampai-sampai membuat penumpang lain kesal. "Dia enggak bikin kesalahan apapun," ujar seorang penumpang pria.

Sementara itu, di situs JetBlue menyebutkan semua pelancong yang berusia minimal 2 tahun harus mengenakan masker yang menutup bagian hidung dan mulut selama perjalanan. Itu dimulai sejak check-in, boarding, dalam penerbangan, dan turun pesawat untuk mencegah penyebaran virus corona. Maskapai besar lain juga memiliki kebijakan masker.

"Masker dengan ventilasi atau katup pernafasan tidak diizinkan," kebijakan Jet Blue menyatakan. "Pelindung wajah dari plastik dapat dipakai sebagai tambahan untuk penutup wajah tetapi tidak untuk menggantikannya."

Apabila ada penumpang dengan kondisi yang mencegah mereka mengenakan masker akan menunda perjalanan "sampai persyaratan sementara ini tidak berlaku lagi." Maskapai juga mewajibkan semua awak penerbangan memakai masker saat naik, dalam penerbangan, dan saat jarak fisik tidak dapat dipertahankan.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait