Masih Diuji Klinis, Tiongkok Izinkan Penggunaan Vaksin Corona Sinovac Untuk Darurat
Dunia

Meski masih dalam proses uji klinis, calon vaksin yang diberi nama CoronaVac tersebut rupanya telah memperoleh izin dari pemerintah Tiongkok pada Juli 2020 untuk digunakan dalam situasi darurat.

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) buatan perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech Ltd, kini masih menjalani proses uji klinis tahap III. Indonesia menjadi salah satu lokasi uji klinis tahap III vaksin Sinovac tersebut, tepatnya di Bandung, Jawa Barat.

Meski masih dalam proses uji klinis, calon vaksin yang diberi nama CoronaVac tersebut rupanya telah memperoleh izin dari pemerintah Tiongkok pada Juli 2020 untuk digunakan dalam situasi darurat. Melansir Antara pada Sabtu (29/8), informasi ini diperoleh dari salah satu sumber di Tiongkok yang enggan diungkapkan namanya.

Adapun pemberian izin tersebut merupakan bagian dari program vaksinasi kelompok berisiko tinggi di Tiongkok, termasuk para tenaga kesehatan. Selain Sinovac, China National Biotec Group (CNBG), unit usaha perusahaan farmasi milik negara, China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), juga mengungkapkan bahwa calon vaksin corona buatan mereka telah mendapat izin penggunaan dalam situasi darurat.


Sinopharm menyampaikan hal tersebut di media sosial WeChat pada pekan lalu. Sementara itu, CNBG kini tengah mengembangkan dua calon vaksin corona yang juga memasuki uji klinis tahap III. Namun, pihak perusahaan tak menyebutkan jenis calon vaksin yang telah mendapat izin untuk situasi darurat tersebut.

Sementara itu, Tiongkok sendiri sudah mulai memberikan vaksin ke sejumlah kelompok masyarakat rentan sejak bulan lalu. Seorang pejabat pemerintah mengungkapkan bahwa pihaknya berencana memperluas sasaran program penggunaan vaksin darurat untuk mencegah pandemi COVID-19 selama musim gugur dan musim dingin.

Meski demikian, pemerintah Tiongkok tak banyak memberi keterangan resmi terkait calon vaksin corona yang telah diberikan ke kelompok masyarakat rentan tersebut. Pihak otoritas juga tidak mengungkapkan jumlah warga yang telah disuntik dalam program vaksinasi darurat tersebut.

Di sisi lain, Tiongkok juga telah menjanjikan akses prioritas terhadap vaksin virus corona yang dikembangkan Negeri Tirai Bambu kepada lima negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Kelompok Kerja Lancang-Mekong (LMC). Sebagai informasi, LMC adalah sebuah bentuk kerja sama antara Tiongkok, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait