Beberapa waktu lalu, Giring Ganesha telah menyatakan bahwa ia akan maju sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024 nanti. Lantas seperti apa tanggapan Roy Marten?
- Eva Ayu Rahmawati
- Sabtu, 29 Agustus 2020 - 18:32 WIB
WowKeren - Giring Ganesha menuai kontroversi sejak ia menyatakan diri akan maju sebagai Calon Presiden (Capres). Pelaksana Tugas Ketua Umum (Plt Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut mengaku siap berlaga di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Akan tetapi, keputusan Giring untuk maju sebagai Capres banyak diragukan oleh publik, lantaran ia dianggap belum memiliki pengalaman politik yang cukup. Bahkan mantan vokalis band Nidji tersebut menerima komentar negatif dari netizen, yang mengaitkan kegagalannya di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 lalu.
Sejumlah artis juga turut menanggapi keputusan Giring untuk maju sebagai Capres, salah satunya adalah aktor senior Roy Marten. Menurut Roy, ia tak mempermasalahkan keinginan Giring untuk maju sebagai Capres, lantaran memiliki hak sebagai Warga Negara Indonesia.
"Pertama saya penggemar Giring, saya sangat suka Giring," ungkap Roy saat diwawancarai WowKeren di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/8). "Tapi Giring nyalonin Capres sah karena setiap warga negara berhak."
Akan tetapi, Roy menilai Giring masih belum memiliki kemampuan yang cukup untuk mengemban tugas sebagai Presiden Republik Indonesia. Ayah Gading Marten tersebut pun memberi masukan untuk Giring agar belajar mengemban jabatan mulai dari bawah lebih dulu.
"Tapi satu, Giring butuh waktu untuk jadi presiden, butuh kemampuan yang luar biasa untuk mengatur 250 juta rakyat Indonesia. Setidaknya Giring jadi wali kota dulu atau jadi gubernur, atau jadi apa aja yang di bidang pemerintah," sambung Roy. "Karena birokrasi ini harus belajar, kalau menurut saya Giring atau artis siapapun kalau mau terjun ke politik saya dukung, tapi satu belajar."
Lebih lanjut, Roy juga belum bisa menjawab mengenai kemungkinan Giring memiliki kriteria sebagai presiden. Namun aktor berusia 68 tahun ini menilai jalan Giring untuk maju sebagai Capres akan sulit, karena PSI tak memiliki perwakilan di parlemen.
"Saya enggak akan jawab apakah dia masuk kriteria apa bukan, pertanyaannya dia mau pakai partai apa? Kalau PSI hari ini tidak punya kursi di DPR," tutur Roy. "Jadi kalau selama undang-undang Pemilu-nya masih kayak gini, ya tidak mungkin Giring bisa jadi Capres karena partainya enggak ada. Ada tapi enggak ada artinya tidak mencapai result."
(wk/evaa)