Sekolah di Tiongkok Kembali Buka, Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat
Dunia

Pemerintah Tiongkok telah membuka lagi sebanyak 2.842 TK, SD, dan sekolah menengah untuk menyambut sekitar 1,4 juta siswa yang kembali melakukan kegiatan belajar.

WowKeren - Pemerintah Tiongkok telah kembali membuka sekolah untuk tahun ajaran baru. Pembukaan ini merupakan yang pertama kali setelah beberapa bulan ditutup demi menghindari penularan virus corona (COVID-19).

Salah satu kota di Negeri Tirai Bambu yang turut membuka sekolahnya adalah Kota Wuhan yang sempat menjadi episentrum COVID-19. Sebanyak 2.842 taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan menengah dibuka pada Selasa (1/9) kemarin untuk menyambut sekitar 1,4 juta siswa yang kembali melakukan kegiatan belajar.

Meski wabah COVID-19 di Tiongkok telah berkurang, sekolah di semua tingkatan masih mengambil tindakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menjaga kesehatan siswa. Menurut Wakil Direktur Biro Pendidikan Kota Wang Chifu, siswa sekolah dasar dan menengah di Wuhan harus membawa masker, tetapi mereka tidak harus memakainya di sekolah.

Sekitar pukul 07.00, siswa senior di Sekolah Menengah No.49 Wuhan masuk ke kampus untuk memulai semester baru. Setelah suhu badan mereka diukur, mereka dipandu ke ruang kelas melalui rute yang dirancang khusus. Sepuluh menit kemudian, siswa dari kelas lain memasuki sekolah melalui jalur lain.


"Keselamatan dan kesehatan guru dan siswa adalah prioritas utama kami," kata Yin Weiguo, seorang pejabat sekolah itu dilansir The Straits Times. Lebih lanjut, Weiguo bilang pihaknya telah melakukan disinfeksi ke seluruh tempat di sekolah. Hal ini juga akan terus berlangsung pada hari-hari berikutnya.

"Disinfeksi menyeluruh telah dilakukan di semua ruang kelas, kantin, asrama, dan toilet dan akan dilakukan setiap hari," paparnya. "Perlengkapan seperti masker dan pembersih tangan juga tersedia di setiap kelas."

Tindakan serupa juga diterapkan di sekolah-sekolah di seluruh negeri. Seperti siswa di Shanghai, Sichuan, Jiangsu, Guangdong, dan Yunnan yang juga memulai semester baru mereka pada hari yang sama.

Di Shanghai sendiri, lebih dari 1,5 juta siswa sekolah dasar dan menengah mulai bersekolah. Sementara di Shenzhen, siswa di 2.628 taman kanak-kanak, sekolah dasar dan menengah juga kembali ke sekolah. "Perubahan terbesar semester ini adalah kami tidak lagi harus memakai masker di kelas," kata Gan Siqi, siswa kelas dua di sekolah menengah pertama di Kota Liuyang, Provinsi Hunan, Tiongkok tengah.

Sebelumnya, kabar pembukaan sekolah di Tiongkok ini telah beredaar sejak awal Agustus lalu. Hingga Senin lalu, total ada 216 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi oleh pemerintah setempat.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait