AS Peringatkan Semua Universitas Tolak Suntikan Dana dari Perusahaan Tiongkok, Sebut Sebagai Ancaman
Dunia

Menlu AS menyebut Tiongkok bisa mendanai penelitian, mencuri hak kekayaan intelektual, mengintimidasi mahasiswa asing, dan merekrut tenaga ahli lewat cara-cara terselubung.

WowKeren - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Departemen Luar Negeri telah berkirim surat ke dewan pengurus seluruh universitas di AS. Pemerintah AS memperingatkan mereka mengenai ancaman dari Partai Komunis Tiongkok.

"Ancaman itu datang melalui berbagai aktivitas mencurigakan seperti mendanai penelitian, mencuri hak kekayaan intelektual, mengintimidasi mahasiswa asing, dan merekrut tenaga ahli lewat cara-cara terselubung," terang Pompeo dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Pompeo mengatakan bahwa universitas di AS dapat membantu pemerintah dengan membuat laporan yang transparan mengenai sumber dana penelitian, salah satunya dengan menyebut nama-nama perusahaan Tiongkok yang terlibat dalam kegiatan kampus.

Selain itu, Pompeo juga meminta semua universitas di AS untuk segera memutus hubungan kerja sama dengan perusahaan pemberi dana yang terlibat dalam dugaan pelanggaran hak asasi manusia.


Pernyataan Pompeo ini muncul setelah pemerintah Amerika Serikat mewajibkan sejumlah diplomat senior Tiongkok untuk mendapatkan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri AS sebelum mengunjungi kampus dan menggelar acara kebudayaan di luar agenda kedutaan yang dihadiri lebih dari 50 orang.

Saat ini Washington memang memperketat pengawasan terhadap Diplomat Tiongkok setelah Beijing membatasi kegiatan diplomat AS di Negeri Tirai Bambu. Kebijakan baru itu merupakan salah satu upaya pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mengantisipasi operasi intelijen dan spionase yang diduga dilakukan oleh Tiongkok.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pihaknya akan memastikan seluruh akun media sosial kedutaan dan kantor konsulat jenderal Tiongkok di AS akan diidentifikasi dengan cermat. "Kami hanya melakukan aksi timbal balik (terhadap Tiongkok)," tutur Mike Pompeo saat jumpa pers.

"Akses untuk diplomat kami di Tiongkok merupakan cerminan dari akses untuk diplomat Tiongkok di AS, dan langkah hari ini akan mengarah ke tujuan itu," lanjut Pompeo.

Kebijakan itu merupakan upaya terbaru pemerintah yang bertujuan membatasi aktivitas Tiongkok di AS jelang pemilihan presiden pada November mendatang. Presiden Trump memanfaatkan sikap kerasnya terhadap Tiongkok sebagai salah satu strategi penting untuk pendekatan politik luar negerinya.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait